Powered By Blogger

Mengenai Saya

Foto saya
Saya akan terus berusaha sampai saya dapat meraih apa yang saya inginkan!

Sabtu, 19 Februari 2011

SMBIYF (Sejarah Mesir, Bani Israel, Yahudi dan Freemasonry) :


LASKAR IBLIS


1
Visualisasi Baphomet/Lucifer/Iblis oleh Penyembah Syetan
Untuk artikel selanjutnya kita akan membicarakan mengenai sejarah bangsa Israel, Yahudi, Mesir, dan hubungannya dengan gerakan FREEMASONRY serta gerakan penyembah Syetan yang terkait. Untuk mengetahui musuh, kita harus mengetahui apa visi misi mereka dan tindakan apa yg mereka lakukan untuk melaksanakan ambisi mereka itu. Untuk mengenali Iblis kita harus mengetahui watak, gerak-gerik serta taktiknya. Bagaimana sepak terjang mereka dalam kancah pergaulan dunia Internasional, apa ambisi mereka, apa pengaruhnya terhadap bangsa-bangsa didunia saat ini, melalui apakah mereka menjalankan misinya.
2
Seorang Yahudi yang muasalnya adalah keturunan Nabi Ibrahim
Bagaimana sejarahnya keturunan nabi Ibrahim yang sangat mulia dan bapak para nabi ini sampai tersesat? lalu apa hubungannya dengan ajaran Firaun? Bagaimana mereka merusak ajaran-ajaran agama yang monoteistik (satu Tuhan) seperti ajaran nabi Isa dirusak dengan konsep Trinitasnya dan menyamakan makhluk ciptaan-Nya dengan Tuhan, setelah berhasil menyesatkan kesana kemari lalu apa tujuan mereka sebenarnya? Bagaimana mereka menyesatkan umat Islam juga dengan ahmadiyah, faham Liberalisme, pluralisme/semua agama sama, sekulerisme dan lain-lainnya?
3
Ilustrasi penyembahan kepada Lucifer/Baphomet oleh laskar Iblis
Bagaimana kita bisa mengalahkan musuh wong definisi musuh saja kita tidak tahu. Kita akan mencoba membongkar suatu gerakan sangat berbahaya namun luar biasa halusnya yang asal muasalnya adalah dari ajaran sesat Fir’aun. Fir’aun telah beribu-ribu tahun meninggal dunia tapi tidak dengan ajarannya. Fir’aun ini telah belajar banyak hal dari Iblis/jin kafir/Lucifer yang membantunya, dari ilmu pengetahuan sampai konsep ke-Tuhanan sehingga dengan tipu dayanya telah berhasil mengajak Firaun dan para pengikut setianya bahkan sampai saat ini kearah kesesatan.4
Sefiroth/Ein Sof dalam ajaran kabbalah
Karena jika kita membaca ilmu Kabbalah seolah-olah semuanya masuk akal, padahal energi itu adalah ciptaan yang Maha Kuasa, kenapa kita menuhankan energi yang notabene adalah ciptaan-Nya. Jika kita tahu manfaat energi listrik untuk berbagai hal kehidupan manusia mengapa kita harus menuhankan listrik itu. Kenapa tidak berfikir panjang dengan mendalami apa hakikat energi itu dengan mengembalikan bahwa segala sesuatu di alam semesta tak lain dan tak bukan adalah ciptaan Yang Maha Kuasa. Jadi yang berhak disembah adalah hanyalah Allah semata bukan listrik/energi itu sendiri. Mereka hendak menyamakan Allah dengan membuat tandingan berupa paganisme yang terdiri dari bermacam-macam dewa. Jika saya bertanya, apakah sama antara “Sang Pembuat Kursi” dengan “Kursi Buatannya itu?” Tentulah teramat sangat jauh berbeda.
Begitu juga dengan Allah? Tentulah Dia tidak sama dengan kreasi ciptaan- Nya. Tuhan itu satu yaitu Allah, tidak melahirkan atau dilahirkan, dan tidak sama atau mirip dengan apa-apa yang telah diciptakannya. Tuhan berbeda dengan kreasinya, kreasinya terikat hukum kefanaan waktu, sedang Allah tidak dan diluar itu semua dan terbebas semua dari ikatan kreasi ciptaannya, kasih sayang Allah meliputi segala sesuatu tapi tidak sama dengan ciptaan-Nya dan didalam AlQuran diajarkan bahwa Allah bersemayam diatas ‘arasy (Kita tidak bisa menjangkau seluruh alam semesta ini, akal fikir dan mata kita terbatas, apalagi melihat sang Pencipta alam semesta ini. Wong lihat angin/gelombang radio saja tidak bisa). Karena antara ciptaan dengan yang mencipta sudah berbeda hakikatnya. Contoh Allah Maha Abadi dan Maha Awal sedangkan alam semesta ini memiliki permulaan yaitu ada proses penciptaan, alam semesta ini juga memiliki titik dimana semuanya akan hancur binasa. Inilah tipu daya Iblis yang menyesatkan dengan ajaran Freemasonry/Kabbalah/qabbalist bahwa alam semesta ini adalah segala-galanya bagi mereka/materialisme.
Sedang kita Tahu para tukang sihir Firaun saja yang sudah sangat memahami seluk beluk energi sihir ini telah tunduk takluk ketika melihat keajaiban nur energi hakiki/Mu’jizat yang telah dikaruniakan kepada Musa. Jika Anda pernah melihat film“THE SECRET-THE LAW OF ATTRACTION”, film ini adalah video propaganda kaum Freemasonry. Mereka menganggap alam semesta inilah Tuhan mereka (Supreme Being), kita meminta kepada alam semesta dan alam semesta akan mempersembahkan segala sesuatunya. Betul bahwa alam semesta ini memiliki banyak energi yang diluar jangkauan akal pikir kita tapi bukan berarti energi itu sendiri adalah Tuhan. Dia ada karena kuasa Tuhan, dan hakikat energi Tuhan dengan energi ciptaannya dialam semesta sudah sangat jauh berbeda.56
Dewa-dewi sesembahan bangsa Mesir Kuno (Firaun)
7
Mata horus8
dewa isis9
Dewa Osiris
Tapi kesalahan besar Firaun adalah begitu mendewakan arti energi duniawi itu (unsur air, api, tanah, dll). Tahukah anda bahwa kedudukan para tukang sihir dimasa Firaun adalah kedudukan yg tertinggi dimata Firaun. Mereka begitu dimuliakan dan dianggap sebagai penghubung Tuhan mereka. Mereka bahkan membuat simbol bentuk-bentuk energi yang telah mereka petakan/definisikan dengan patung-patung yang mereka sembah seperti dewa matahari, sungai nil, dll.
Pikiran mereka telah digelincirkan oleh IBLIS dengan ajaran paganisme. Kita tahu bahwa energi matahari suatu saat akan habis karena tidak diciptakan untuk abadi, begitu juga dengan benda/materi yang lainnya. Iblis begitu cerdik dengan mengajarkan mereka ilmu sihir dengan jerat rangkap racun berbisa, yaitu konsep energi sehingga akal akan terjerembab pada kesesatan yang nyata dan mengiyakannya. Apalagi para tukang sihir telah meyakinkan dengan keajaiban-keajaiban yang mereka perbuat maka bertambahlah kesesatan mereka.
Jangan pernah tertarik apalagi mempelajari ilmu sihir teman, karena Islam telah mengharamkannya apalagi melaksanakannya (sihir). Dalam sejarah, nabi Muhammad pernah juga disihir oleh seorang kaum Yahudi. Ujung pangkal dari mempelajari sihir akan bermuara pada mendewakan energi itu sendiri dan menuruti hawa nafsu, disini akan terjebak pada kemusyrikan padahal energi itu adalah milik Allah semata. Tiada hal apapun yang berhak disembah kecuali Allah semata. Memang benarlah janji Iblis ketika dilaknat Allah bahwa mereka akan menyesatkan keturunan kaum Adam sampai kiamat nanti.
Bukti Keberadaan Ilmu SIHIR
QS. Al-Baqarah 102 :
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. “
QS. Al-Falaq :
[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh,
[2] dari kejahatan makhluk-Nya,
[3] dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
[4] dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul,
[5] dan dari kejahatan orang yang dengki apabila ia dengki”.
QS. An Nas :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
[1] Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
[2] Raja manusia.
[3] Sembahan manusia.
[4] dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,
[5] yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
[6] dari (golongan) jin dan manusia.
QS. An Nisa 120 – 123 :
“Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. “
Al Jin 6:
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”
Pertempuran antara Tukang Sihir Fir’aun dengan Mukjizat Nabi Musa sebagaimana disampaikan dalam Al Qur’an surat Al A’raaf (7) ayat 106 – 126 :
Dan Musa berkata: “Hai Fir’aun, sesungguhnya aku ini adalah seorang utusan dari Tuhan semesta alam,
wajib atasku tidak mengatakan sesuatu terhadap Allah, kecuali yang hak. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata dari Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama aku”.
Fir’aun menjawab: “Jika benar kamu membawa sesuatu bukti, maka datangkanlah bukti itu jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya.
Dan ia mengeluarkan tangannya, maka ketika itu juga tangan itu menjadi putih bercahaya oleh orang-orang yang melihatnya.
Pemuka-pemuka kaum Fir’aun berkata: “Sesungguhnya Musa ini adalah ahli sihir yang pandai, yang bermaksud hendak mengeluarkan kamu dari negerimu”. : “Maka apakah yang kamu anjurkan?”
Pemuka-pemuka itu menjawab: “Beri tangguhlah dia dan saudaranya serta kirimlah ke kota-kota beberapa orang yang akan mengumpulkan ,
supaya mereka membawa kepadamu semua ahli sihir yang pandai”.
Dan beberapa ahli sihir itu datang kepada Fir’aun mengatakan: ” sesungguhnya kami akan mendapat upah, jika kamilah yang menang?”
Fir’aun menjawab: “Ya, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan termasuk orang-orang yang dekat “.
Ahli-ahli sihir berkata: “Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?”
Musa menjawab: “Lemparkanlah !” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar .
Dan Kami wahyukan kepada Musa: “Lemparkanlah tongkatmu!”. Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan.
Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan.
Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina.
Dan ahli-ahli sihir itu serta merta meniarapkan diri dengan bersujud .
Mereka berkata: “Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,
” Tuhan Musa dan Harun”.
Fir’aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui ;
demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik , kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.”
Ahli-ahli sihir itu menjawab: “Sesungguhnya kepada Tuhanlah kami kembali.
Dan kamu tidak menyalahkan kami, melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Tuhan kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami”. : “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri “
Kenapa bangsa Mesir jaman itu lebih memilih menyembah dewa-dewa daripada Tuhan yang telah diajarkan oleh Nabi Musa? Karena mereka telah terbelenggu dengan konsep yang telah diajarkan Iblis kepada mereka. Yaitu terikat erat pada konsep keduniaan, konsep itu sudah mendarah daging, padahal segala hal didunia ini akan musnah kecuali Allah SWT.
10
Mummy raja Ramses
Nabi Musa mengajarkan agar menyembah Allah saja sang Pecipta energi-energi itu bukan para dewa, tapi akhirnya Iblis memenangkan pertandingan (dengan tertawa terpingkal-pingkal tentunya) walaupun dalam ceritanya disaat kematian Firaun beliau telah mengakui Tuhan Musa tapi semua sudah terlambat (mohon jangan dijadikan perdebatan karena hanya Allah saja yang mengetahui apakah Firaun diampuni atau tidak dosanya oleh Allah).
Begitulah sumpah Iblis akan menyesatkan keturunan Adam sampai kiamat nanti. Iblis telah mengajarkan berbagai hal yang sangat menarik hati manusia dengan cara yang sangat halus. Itu karena Iblis tahu seluk baluk manusia, termasuk hawa nafsunya. Dia sangat faham akan hal yang satu itu (hawa nafsu). Dia menyusup lewat hawa nafsu manusia. Dia benar-benar tahu akan hal itu.
Dengan dendam yang keji kepada keturunan Adam, Iblis-iblispun melancarkan tipu dayanya yang sangat mematikan. Lalu memakai jalan apa? Mudah kok lewat jalan hawa nafsu. Dikatakan bahwa sesungguhnya syaitan-syaitan itu sungguh lemah, manusia akan tunduk pada Iblis beserta LASKAR-nya hanyalah manusia dan jin yang tersesat yang memang telah mendewakan HAWA NAFSU. Sedang kepada manusia yang taat kepada ajaran Allah, godaan Syaithon sangatlah lemah.11
Lambang Yahudi Replika simbol Iblis yang tersembunyi
MAKNA MASONIK DARI BINTANG SEGIENAM
Simbol Masonry yang terkenal lainnya adalah bintang segienam, yang terbentuk dengan meletakkan satu segitiga terbalik di atas segitiga lainnya. Ini juga simbol tradisional Yahudi, dan sekarang ini muncul pada bendera Israel. Diketahui bahwa Nabi Sulaiman pertama kali menggunakannya sebagai cap. Oleh karena itu, bintang segienam adalah cap seorang nabi, sebuah simbol suci.
Namun, kaum Mason memunyai konsepsi yang berbeda. Mereka tidak menganggap bintang segienam ini sebagai simbol Nabi Sulaiman, namun sebagai simbol paganisme bangsa Mesir Kuno. Sebuah artikel pada Mimar Sinan yang bertajuk “Alegori dan Simbol-Simbol di Dalam Ritual Kita” menceritakan sejumlah fakta menarik tentang hal ini:
“Sebuah segitiga sama sisi dengan tiga ujung yang sama jaraknya satu sama lain menunjukkan bahwa nilai-nilai ini sama. Simbol yang diadopsi oleh kaum Mason ini dikenal sebagai Bintang David; simbol ini merupakan sebuah segi enam yang terbentuk dari peletakan sebuah segitiga sama sisi terbalik di atas segitiga sama sisi lain. Saat ini simbol ini dikenal sebagai simbol Yahudi dan muncul pada bendera Israel. Namun sebenarnya, asal usul simbol ini adalah dari Mesir Kuno…. Emblem ini pertama kali diciptakan oleh para Ksatria Templar yang mulai mereka gunakan sebagai simbolisme pada dekorasi dinding di gereja-gereja mereka. Ini karena merekalah yang pertama kali menemukan di Yerusalem beberapa fakta penting tentang agama Kristen. Setelah para Templar disingkirkan, emblem ini mulai digunakan di sinagog-sinagog. Namun di dalam Masonry, kita tak diragukan lagi menggunakan simbol ini dengan pengertian universal sebagaimana pada masa Mesir Kuno. Dengan pengertian ini, kita telah menggabungkan dua kekuatan penting. Jika Anda hapus dasar dari kedua segitiga sama sisi, Anda akan menemukan simbol aneh yang sangat Anda kenal. “
Dalam ayat AlQuran disebutkan :
“Mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir)….”
(QS. Al Baqarah, 2:102)
Iblis adalah dari golongan bangsa Jin yang dahulu kala adalah sangat taat beribadah kepada Allah namun setelah nabi Adam diciptakan semuanya berubah, karena merasa lebih senior dan lebih baik diciptakannya dari api maka dengan congkak dan pongahnya ketika disuruh bersujud kepada Allah maka sang IBLIS-pun menolaknya.
Allah berfirman:
“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(Al A’raaf 12)
Sumpah Iblis Untuk Selalu Menggoda Keturunan Adam
Dan Allah pun murka dengan mengutuknya keneraka jahanam, dan dengan kebencian yang amat sangat luar biasa kesumat (gara-gara Adam saya jadi begini), Iblis yang terlaknat itupun memohon dikabulkan doanya yaitu agar dipanjangkan usianya sampai hari kiamat nanti (untuk menggoda manusia) dan dengan kondisi Iblis bisa melihat manusia tapi manusia tidak bisa melihat Iblis. Dan dengan sumpahnya yang berapi-api “Aku akan menggoda dan mengajak manusia pada kesesatan dan tidaklah Engkau dapati mereka kecuali kebanyakan dalam keadaan tidak bersyukur”.
Sebagaimana firman Allah, artinya:
”Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.”
(Al A’raaf 27).

Allah berfirman, artinya:
“Iblis menjawab, Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan. Allah berfirman: Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh. Iblis menjawab: Karena Engkau menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).”
(Al A’raaf: 14-17)
Karena sebab itu iblis bersumpah dan berjanji untuk menyesatkan anak Adam dari jalan Allah yang lurus dan menutup rapat jalan bagi setiap orang yang ingin melintasinya. Dan menutup rapat semua jalan menuju keimanan dan ketaatan yang bisa mendatangkan ridha Allah. Dan dia tidak akan berhenti menggoda setiap manusia dari seluruh penjuru untuk menghalangi mereka dari keimanan dan ketaatan, Allah menjawab ikrar iblis dengan firman-Nya:
Allah berfirman:
“Keluarlah kamu dari Surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barangsiapa diantara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya.”
( Al A’raaf : 18 )
Syaithon adalah bentuk dari LASKAR IBLIS yang terdiri dari manusia dan jin yang tersesat.
Dalil dari hadits, riwayat dari Aisyah Radhiallaahu anha bahwasannya Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:
”Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari apa yang telah engkau ketahui. [yaitu dari tanah]”
(HR. Muslim didalam kitab Az Zuhdi dan Ahmad di dalam Al Musnad).
Dalam surat Annas ayat 1-6 dikatakan bahwa yang membisikan kejahatan pada telinga manusia adalah syetan dari golongan jin dan manusia.
“Katakanlah: Aku berlindung kepada Allah Tuhan (yang menjaga) manusia. Raja manusia. Tuhan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa tersembunyi, (yaitu) dari golongan jin dan manusia”
(QS.Annas:1-6).
Setan memang dari bangsa jin dan manusia sebagaimana dalam Surat Al-Kahfi:10, sedangkan manusia yang mengajak kekafiran dan kejahatan kepada manusia adalah manusia yang berjiwa seperti setan. Sedang IBLIS adalah mbahnya atau dedengkotnya para Syaithon (yang dikutuk Allah ketika tidak mau sujud kepada Adam as).
Kembali kecerita firaun. Lalu apakah setelah Firaun mati lalu ajarannya mati? Jawabnya= TIDAK!!! Iblis sudah merencanakan semuanya, setelah bangsa Israel bergaul lama dengan bangsa mesir (yang tentunya ada yang tercemari ajaran Firaun).12
ilustrasi visualisasi Paman SAM


Perlu diketahui bahwa tidak semua kaum bani Israel yang diajak nabi Musa ke Palestina adalah sesat tapi ada beberapa yang sudah tercemar oleh ajaran Firaun dan pemimpin mereka yang tersesat adalah Samiri (orang Amerika menyebutnya Uncle Sam / paman Sam (Samiri), merekapun dibawa ke Negeri Palestina oleh nabi Musa, disinilah awal muasal malapetaka besar yang merongrong dunia sampai saat ini.
Diartikel selanjutnya Anda akan menemukan jawaban beberapa pertanyaan sebagai berikut:
13
Logo/Simbol Freemasonry
Bagaimana sejarahnya bangsa Israel/yahudi dari Mesir lalu ke Palestina lalu menyebar keseluruh dunia, apakah diaspora itu? apakah bentuk ajaran itu? Bagaimana kamuflase beserta ordo-ordo turunannya? Apa ajaran yang ditawarkan mereka? Bagaimana ajaran mereka menyusup kepada ajaran humanisme dan kemanusiaan? Bagaimana konsep ke-Tuhanan mereka? Adakah persamaannya dengan ajaran bangsa Mesir Dahulu kala itu? Siapa yang membawa ajaran itu keseluruh belahan dunia? Bagaimana konsep Freemasonry / Kabbalah dengan konsep the Supreme Being-nya? Bagaimana dengan wajah freemasonry saat ini yang telah menguasai dunia beserta simbol-simbolnya? Bagaimana ajaran mereka yang menipu dengan menghapuskan realita bahwa Tuhan adalah pencipta alam semesta ini/Jerat Iblis? (sehingga anda diajak untuk hanya meminta kepada alam semesta ini / the SupremeBeing dengan menanggalkan keyakinan bahwa pencipta Alam semesta ini adalah Allah, hanya orang yang bodohlah yang akan tersesat dengan mengikuti ajaran mereka).15
Bagaimana sampai logo-logo mereka (bangsa mesir) dipakai oleh lambang-lambang negara dunia termasuk garuda pancasila (Itulah mengapa bangsa kita selalu dirundung musibah, bukannya menggunakan simbol Islam tapi simbol milik Firaun)? Apa pertalian darah ajaran Firaun dengan ajaran Hindu yang sama-sama menyembah sapi, menghormati ular kobra, memiliki sama-sama dewa matahari/surya, dewa sungai nil/gangga, dll? Bagaimana dengan uang 1 dollar amerika yang jelas-jelas bergambar piramid dengan berbagai simbol Freemasonry-nya (perlu anda ketahui anggota senator yang mengendalikan jalannya pemerintahan Amerika dibelakang layar adalah kebanyakan orang Yahudi)?
18
Simbol Dajjal dengan mata satu pada artefak kuno mesir dan didalam uang 1 Dollar Amerika. Dengan Novus Ordo Seclorumnya yang berambisi menguasai dunia.
“Ambisi New World Order (Boneka Amerika) : One World Army (NATO), One World Nation (PBB), One World Economy (Capitalism/Monopoli), One World Bank (IMF), One World Religion (Freemasonry/Illuminati), One World Vision, One World Mission, dll to Control the Global Society. Mereka menerapkan apa yang disebut dengan STANDARD GANDA. Semua hanyalah untuk kepentingan mereka saja, mereka teriak HAM harus ditegakkan (jika ada sesuatu yang mengancam kepentingan mereka) tapi ketika ada pelanggaran HAM (Israel/sekutu besarnya) yang luar biasa diPalestina mereka diam dan malah mendukungnya, dan dibilangnya bangsa Palestinalah yang teroris, padahal membela hak tanah milik mereka sendiri. Persis ketika dulu para laskar Islam berjuang memerdekakan negeri Indonesia ini yang tercinta dengan cucuran keringat, darah, diri dan harta mereka. Para Penjajah menganggap mereka sebagai teroris. Siapa yang teroris? Kata Bapak saya, dulu didaerah saya diJateng ada pasukan namanya Hizbullah, merekalah dengan semangat berapi-api mengobarkan perlawanan terhadap Imperialis Belanda sampai pasukan Belanda dibuat lemah. Mereka (Orang Belanda/Imperialis) marah dan kesal dan mereka suka melontarkan kata-kata kotor dengan bahasa Indonesia “Anjing Bullah””
Jangan pernah meremehkan kekuasaan Firaun kala itu yang sudah beribu-ribu tahun berkuasa, itu adalah hasil kreasi sang Iblis yang masih tumbuh subur sampai detik ini bahkan sampai akhir jaman nanti. Mereka (Freemasonry / yahudi / kabbalah) sebagaimana kita umat muslim mendambakan imam Mahdi yang akan menghancurkan musuh-musuh Allah (Dajjal cs). Maka mereka juga memiliki Imam yang didambakan kedatangannya yaitu ad-Dajjal / dajjal (manusia yang dianggap Tuhan sebagai the Supreme Being sebagai pemimpin mereka – persis seperti jaman Firaun dulu yang menganggapnya sebagai Tuhan mereka).
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:
“Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. “
Kapitalisme, Liberalisme, Imperialisme, Sekularisme, dll Amerika dan sekutunya ini (Pendiri Amerika adalah anggota Freemasonry) adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masih al-Dajjal (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as).
Kita harus waspada bahwa Bangsa Yahudi mengancam seluruh sendi kehidupan manusia. Mereka bisa menciptakan Liberalisme, Imperialisme, Kapitalisme, Hedonisme, Sekularisme, Sosialisme, Komunisme, Illuminati, Freemasonry, dll.
Mereka hendak menghidupkan kembali ajaran IBLIS ini kemuka bumi lagi. Dikatakan Dajjal adalah manusia yang sakti mandraguna (menguasai energi alam semesta) sehingga mengklaim dirinya sendiri sebagai Tuhan, contohnya bisa menurunkan hujan, menghidupkan orang mati, berpindah tempat dalam waktu sekejap, merubah bentuk menjadi apapun yang diinginkan, dll. Sehingga dikatakan jika sudah dihadapannya, orang yang kuat imannyapun akan goyah, dengan berbagai keajaiban karena menguasai berbagai macam energi/The Supreme Being
Coba Anda bayangkan bagaimana Super Powernya Dajjal ini, jika cuma kekuatan Rusia maka pasukan kecil dari Taliban dapat menggempur serta menghalaunya, jika cuma tentara Amerika maka ribuan tentaranya banyak yang berguguran, jika cuma pasukan Israel maka tentara Hizbullah dapat memukul mundur dan mengalahkannya dengan telak, sampai panglima tentara militernya mengundurkan diri akibat kegagalan yang dideritanya. Cobalah bayangkan kekuatan Dajjal sampai-sampai Nabi Isa harus turun sendiri kemuka bumi untuk membunuhnya sendiri. Maka jagalah diri dan keluarga dari fitnah dajjal ini.
(anda bisa melihat artikel “Rahasia dibalik Materi” dan pengetahuan atom dihttp://www.harunyahya.com/), sehingga diakhir jaman (AlHadits) nanti turunlah Nabi Isa dari langit dan Imam Mahdi yang akan membunuh Dajjal cs dan menolong kaum Muslimin).19
Pohon Qharqad
Disaat perang hebat antara tentara Yahudi dengan Kaum Muslimin, akhirnya pasukan Dajjalpun kocar-kacir. Mereka bersembunyi dibalik-balik batu namun batupun memberi tahu kepada kaum Muslimin keberadaan para Yahudi kecuali Pohon Qorqod yaitu pohon Yahudi (Tercantum dalam hadits Shohih-nanti kita akan membahasnya tersendiri).
Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda :
“Tidak akan datang hari kiamat sehingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi dan membunuh mereka. Sehingga, bersembunyilah orang-orang Yahudi di belakang batu atau kayu, kemudian batu atau kayu itu berkata, ‘Wahai orangmuslim, wahai hamba Allah, ini ada orang Yahudi dibelakang saya, kemarilah dan bunuhlah dia!’ Kecuali pohon Gharqad (yang tidak berbuat demikian) karena ia termasuk pohon Yahudi.”
Itulah kenapa saat ini dipemukiman Yahudi sedang digalakkan penanaman secara nasional dan merata pohon Qorqod ini.
Anda bisa membaca secara detil dan khusus tentang Dajjal, Imam Mahdi dan Nabi Isa diartikel-artikel selanjutnya.
20
Bukti-bukti sejarah peradaban mesir kuno
Jadi jika Anda menganggap Firaun telah mati, itu SALAH BESAR (Secara fisik iya, tapi ajarannya tidak). Jika kita lihat organisasinya mereka suka sekali menggunakan simbol-simbol tertentu yang memiliki arti dan maksud sebagai tujuan mereka baik secara spiritual maupun visi dan misi mereka, itu persis sama yang dilakukan oleh kaum Firaun jaman dahulu yang suka menuliskan maksud-maksud tertentu dengan menggunakan bahasa simbol. Inilah yang digunakan organisasi mereka sebagai simbol persatuan persaudaraan yang mereka bisa fahami bersama antar mereka (ancient herritage).
21
Salah satu attribut Freemasonry (Terdiri dari : piramid, lambang freemason, dewa horus, ra/matahari, ksatria templar – yang membawa ajaran kabbalah/freemasonry dari Palestina ke Eropa sewaktu perang salib dulu – , dll)

Jika kita telusuri, terjerumusnya Iblis adalah karena kesombongan karena tidak mau menyembah Nabi Adam.
“Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) diwaktu Aku menyuruhmu? Menjawab Iblis: Saya lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”
(Al A’raaf 12)
Terjerumusnya Fir’aun adalah kesombongannya karena menganggap diri adalah sebagai Tuhan / The Supreme Being.
“Lalu berkata Fir’aun (kepada mereka): “Ana rabbakumul a’la” (Akulah Tuhanmu yang Tertinggi). “
AN-NAAZI’AAT: Tafsir Ayat 24
Tersesatnya ajaran Freemasonry/DAJJAL adalah karena konsep The Supreme Being / The Great Architect of the Universe (Kesombongan tidak mau menyembah Allah sang pencipta alam semesta tapi merupakan materi itu sendiri / materialisme yang disembahnya) adalah sesuatu yang dianggap Maha Tinggi. Semuanya berpangkal pada Kesombongan (Semuanya tepat persis mengacu pada watak Iblis yaituSOMBONG). Semuanya adalah hasil kreasi jerat perangkap Iblis hasil sumpahnya kepada Allah yang akan menyesatkan keturunan Adam karena dendam kesumat sampai hari kiamat nanti.
Menurut pandangan kaum qabbalist-freemasonry yang menjadi induk faham naturalism, materialism dan humanism dimana manusia tercipta dengan sendirinya melalui seleksi alam, berasal dari atom dan dihidupkan oleh koleksi listrik. Menurut mereka manusia juga the supreme of the species dan karenanya dalam seluruh perbuatannya manusia hanya bertanggung-jawab kepada dirinya sendiri. Tuhan yang tidak dikenal, tidak terlihat dan tidak dapat dibuktikan, bagi mereka hanyalah dogma kosong yang bersumber dari antropologi yang hanya dianggap sebagai spiritualisme dan idealisme spekulatif (Engels & Marx, Paris 1844, Harun Yahya, Istanbul, 2003).
22
Struktur Atom
Materialist-freemasonry tidak mempercayai keberadaan akhirat. Mereka berpendapat manusia sebagai the supreme species hanya bertanggung-jawab pada dirinya sendiri. Mereka berpendapat, ketika mati, materi manusia terurai kembali kedalam atom dan energinya kembali kepada alam semesta.
23
Sefiroth dalam ajaran Kabbalah
Alam menurut faham induk freemasonry (neo-Zionist) adalah totalitas materi dan energi dan bersifat abadi dalam suatu mainstream yang disebut the power of evolution yang sistem sentralnya disebut The Great Architect Of The Universe (Arsitek Agung Semesta Alam) yang merupakan Tuhan berhala baru mereka. Merupakan penampilan termodern dari Ein-Sof Tuhan qabbalis berhala penguasa kegelapan yang mereka sembah sejak zaman Pharaoh Ramses II abad ke-13 SM. Tentang Semesta Alam yang abadi telah dibantah para ahli fisika (astronomi) dalam Pengajian ke-55 dengan Teori Big-Bang.
Silakan baca artikel saya tentang teori big-bang :
http://mastersaham.blogspot.com/2008/09/dari-tiada-menjadi-ada.html
24
Lalu mengapa kita perlu repot-repot mengurusi urusan mereka? Bukankah itu adalah hak asasi manusia. Hak asasi itu sudah dilanggar ketika mereka berusaha menggempur ajaran Islam dengan menyesatkan umat Islam dengan cara mengobok-obok ajaran dari memakai cara kekerasan fisik (Iraq, Palestina, Chechnya, Afghanistan, Bosnia, dll), politik adu domba dan meracuni pikiran generasi muda (membentuk LSM boneka asing, contoh AKKBB, ajaran SEPILIS : Sekulerisme, Pluralisme, dan Liberalisme), politik penyesatan dan penghinaan ajaran Nabi Muhammad (Ahmadiyah, gambar kartun Nabi Muhammad, Film Fitna yang menghina umat Islam, dll), mengajarkan okultisme (yaitu ilmu magis, mantra, rajah-rajah dan lain-lain yang seolah-olah mengabaikan kekuatan Allah dan cukup dengan energi itu tanpa melibatkan Allahpun bisa terjadi/musyrik), lewat hiburan (musik yang berisi lirik-lirik menyesatkan, gaya pakaian, gaya bergaul, dll) serta ribuan cara yang lain yang intinya berusaha memisahkan mereka dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Prinsip mereka jika sulit jangan paksa mereka keluar dari Islam, racuni otak mereka sehingga enggan menggunakan AlQuran dan AlHadits sebagai pegangan utamanya (Lihatlah betapa JIL – Jaringan Islam Liberal – selalu mengedepankan akal daripada aturan yang jelas-jelas tercantum dalam AlQuran dan AlHadits – contoh mereka menganggap agama Islam belum tentu agama yang terbaik dan menganggap semua agama itu sama saja, lalu apa gunanya Allah menurunkan Islam? Dan telah jelas-jelas ditulis didalam AlQuran bahwa Islamlah satu-satunya agama yang diridhoi Allah saja?). Iblis sungguh cerdas kawan, mereka punya Laskar yang berusaha menggempur kita umat Muslim siang dan malam tanpa kenal lelah dan tanpa henti.
25
Banyak selebritis top dunia yang kini gandrung pada ajaran mistis Kabbalah. Sebut saja: Britney Spears, Madonna, Ashton Kuthcner, Demi Moore, David Beckham serta isterinya Victoria, Elizabeth Taylor, Guy Ritchie, Lindsay Lohan, Keira Knightley, dan Jeff Godblum merupakan segelintir dari mereka.
26
Anggota Freemason di Amerika
Silakan membaca artikelan selanjutnya berisi inti untuk menambah pengetahuan Anda sehingga lebih mengenali siapa musuh kita yang terdiri dari LASKAR IBLIS (para Syaithon yang terdiri dari jin dan manusia) dan mengenali langkah taktis mereka sehingga anda sekeluarga tahu cara mencegah faham tersesat ini dan kembali kepada ajaran AlQuran dan Alhadits secara menyeluruh dan dengan benar (kaffah-Menerapkan syariah Islam disemua sendi kehidupan). Terima kasih.
read more “SMBIYF (Sejarah Mesir, Bani Israel, Yahudi dan Freemasonry) :”

Shalahuddin Al Ayyubi dan Perang Salib


salahudin1Shalahuddin Al Ayyubi, Pahlawan Islam dari Seratus Medan Pertempuran (1137 – 1193 M), namanya telah terpateri di hati sanubari pejuang Muslim yang memiliki jiwa patriotik dan heroik, telah terlanjur terpahat dalam sejarah perjuangan umat Islam karena telah mampu menyapu bersih, menghancurleburkan tentara salib yang merupakan gabungan pilihan dari seluruh benua Eropa. Konon guna membangkitkan kembali ruh jihad atau semangat di kalangan Islam yang saat itu telah tidur nyenyak dan telah lupa akan tongkat estafet yang telah diwariskan oleh Nabi Muhammad saw., maka Salahuddinlah yang mencetuskan ide dirayakannya kelahiran Nabi Muhammad saw. Melalui media peringatan itu dibeberkanlah sikap ksatria dan kepahlawanan pantang menyerah yang ditunjukkan melalui “Siratun Nabawiyah”. Hingga kini peringatan itu menjadi tradisi dan membudaya di kalangan umat Islam.
Jarang sekali dunia menyaksikan sikap patriotik dan heroik bergabung menyatu dengan sifat perikemanusian seperti yang terdapat dalam diri pejuang besar itu. Rasa tanggung jawab terhadap agama (Islam) telah ia baktikan dan buktikan dalam menghadapi serbuan tentara ke tanah suci Palestina selama dua puluh tahun, dan akhirnya dengan kegigihan, keampuhan dan kemampuannya dapat memukul mundur tentara Eropa di bawah pimpinan Richard Lionheart dari Inggris.
Hendaklah diingat, bahwa Perang Salib adalah peperangan yang paling panjang dan dahsyat penuh kekejaman dan kebuasan dalam sejarah umat manusia, memakan korban ratusan ribu jiwa, di mana topan kefanatikan membabi buta dari Kristen Eropa menyerbu secara menggebu-gebu ke daerah Asia Barat yang Islam.
al-ayyubiSeorang penulis Barat berkata, “Perang Salib merupakan salah satu bagian sejarah yang paling gila dalam riwayat kemanusiaan. Umat Nasrani menyerbu kaum Muslimin dalam ekspedisi bergelombang selama hampir tiga ratus tahun sehingga akhirnya berkat kegigihan umat Islam mereka mengalami kegagalan, berakibat kelelahan dan keputusasaan. Seluruh Eropa sering kehabisan manusia, daya dan dana serta mengalami kebangkrutan sosial, bila bukan kehancuran total. Berjuta-juta manusia yang tewas dalam medan perang, sedangkan bahaya kelaparan, penyakit dan segala bentuk malapetaka yang dapat dibayangkan berkecamuk sebagai noda yang melekat pada muka tentara Salib. Dunia Nasrani Barat saat itu memang dirangsang ke arah rasa fanatik agama yang membabi buta oleh Peter The Hermit dan para pengikutnya guna membebaskan tanah suci Palestina dari tangan kaum Muslimin”.
“Setiap cara dan jalan ditempuh”, kata Hallam guna membangkitkan kefanatikan itu. Selagi seorang tentara Salib masih menyandang lambang Salib, mereka berada di bawah lindungan gereja serta dibebaskan dari segala macam pajak dan juga untuk berbuat dosa.
Peter The Hermit sendiri memimpin gelombang serbuan yang kedua terdiri dari empat puluh ribu orang. Setelah mereka sampai ke kota Malleville mereka menebus kekalahan gelombang serbuan pertama dengan menghancurkan kota itu, membunuh tujuh ribu orang penduduknya yang tak bersalah, dan melampiaskan nafsu angkaranya dengan segala macam kekejaman yang tak terkendali. Gerombolan manusia fanatik yang menamakan dirinya tentara Salib itu mengubah tanah Hongaria dan Bulgaria menjadi daerah-daerah yang tandus.
“Bilamana mereka telah sampai ke Asia Kecil, mereka melakukan kejahatan-kejahatan dan kebuasan-kebuasan yang membuat alam semesta menggeletar” demikian tulis pengarang Perancis Michaud.
Gelombang serbuan tentara Salib ketiga yang dipimpin oeh seorang Rahib Jerman, menurut pengarang Gibbon terdiri dari sampah masyarakat Eropa yang paling rendah dan paling dungu. Bercampur dengan kefanatikan dan kedunguan mereka itu izin diberikan guna melakukan perampokan, perzinaan dan bermabuk-mabukan. Mereka melupakan Konstantin dan Darussalam dalam kemeriahan pesta cara gila-gilaan dan perampokan, pengrusakan dan pembunuhan yang merupakan peninggalan jelek dari mereka atas setiap daerah yang mereka lalui” kata Marbaid.
Perang Salib IVGelombang serbuan tentara Salib keempat yang diambil dari Eropa Barat, menurut keterangan penulis Mill “terdiri dari gerombolan yang nekat dan ganas. Massa yang membabi buta itu menyerbu dengan segala keganasannya menjalankan pekerjaan rutinnya merampok dan membunuh. Tetapi akhirnya mereka dapat dihancurkan oleh tentara Hongaria yang naik pitam dan telah mengenal kegila-gilaan tentara Salib sebelumnya. Tentara Salib telah mendapat sukses sementara dengan menguasai sebagian besar daerah Syria dan Palestina termasuk kota suci Yerusalem. Tetapi Kemenangan-kemenangan mereka ini telah disusul dengan keganasan dan pembunuhan terhadap kaum Muslimin yang tak bersalah yang melebihi kekejaman Jengis Khan dan Hulagu Khan.
John Stuart Mill ahli sejarah Inggris kenamaan, mengakui pembunuhan-pembunuhan massal penduduk Muslim ini pada waktu jatuhnya kota Antioch. Mill menulis: “Keluruhan usia lanjut, ketidakberdayaan anak-anak dan kelemahan kaum wanita tidak dihiraukan sama sekali oleh tentara Latin yang fanatik itu. Rumah kediaman tidak diakui sebagai tempat berlindung dan pandangan sebuah masjid merupakan pembangkit nafsu angkara untuk melakukan kekejaman. Tentara Salib menghancurleburkan kota-kota Syria, membunuh penduduknya dengan tangan dingin, dan membakar habis perbendaharaan kesenian dan ilmu pengetahuan yang sangat berharga, termasuk “Kutub Khanah” (Perpustakaan) Tripolis yang termasyhur itu. “Jalan raya penuh aliran darah, sehingga keganasan itu kehabisan tenaga,” kata Stuart Mill. Mereka yang cantik rupawan disisihkan untuk pasaran budak belian di Antioch. Tetapi yang tua dan yang lemah dikorbankan di atas panggung pembunuhan.
Lewat pertengahan abad ke-12 Masehi ketika tentara Salib mencapai puncak kemenangannya dan Kaisar Jerman, Perancis serta Richard Lionheart Raja Inggris telah turun ke medan pertempuran untuk turut merebut tanah suci Baitul Maqdis, gabungan tentara Salib ini disambut oleh Sultan Shalahuddin al Ayyubi (biasa disebut Saladin), seorang Panglima Besar Muslim yang menghalau kembali gelombang serbuan umat Nasrani yang datang untuk maksud menguasai tanah suci. Dia tidak saja sanggup untuk menghalau serbuan tentara Salib itu, akan tetapi yang dihadapi mereka sekarang ialah seorang yang berkemauan baja serta keberanian yang luar biasa yang sanggup menerima tantangan dari Nasrani Eropa.
Siapakah Shalahuddin? Bagaimana latar belakang kehidupannya?
Shalahuddin dilahirkan pada tahun 1137 Masehi. Pendidikan pertama diterimanya dari ayahnya sendiri yang namanya cukup tersohor, yakni Najamuddin al-Ayyubi. Di samping itu pamannya yang terkenal gagah berani juga memberi andil yang tidak kecil dalam membentuk kepribadian Shalahuddin, yakni Asaduddin Sherkoh. Kedua-duanya adalah pembantu dekat Raja Syria Nuruddin Mahmud.
Asaduddin Sherkoh, seorang jenderal yang gagah berani, adalah komandan Angkatan Perang Syria yang telah memukul mundur tentara Salib baik di Syria maupun di Mesir. Sherkoh memasuki Mesir dalam bulan Februari 1167 Masehi untuk menghadapi perlawanan Shawer seorang menteri khalifah Fathimiyah yang menggabungkan diri dengan tentara Perancis. Serbuan Sherkoh yang gagah berani itu serta kemenangan akhir yang direbutnya dari Babain atas gabungan tentara Perancis dan Mesir itu menurut Michaud “memperlihatkan kehebatan strategi tentara yang bernilai ringgi.”
Ibnu Aziz AI Athir menulis tentang serbuan panglima Sherkoh ini sebagai berikut: “Belum pernah sejarah mencatat suatu peristiwa yang lebih dahsyat dari penghancuran tentara gabungan Mesir dan Perancis dari pantai Mesir, oleh hanya seribu pasukan berkuda”.
Pada tanggal 8 Januari 1169 M Sherkoh sampai di Kairo dan diangkat oleh Khalifah Fathimiyah sebagai Menteri dan Panglima Angkatan Perang Mesir. Tetapi sayang, Sherkoh tidak ditakdirkan untuk lama menikmati hasil perjuangannya. Dua bulan setelah pengangkatannya itu, dia berpulang ke rahmatullah.
Sepeninggal Sherkoh, keponakannya Shalahuddin al-Ayyubi diangkat jadi Perdana Menteri Mesir. Tak seberapa lama ia telah disenangi oleh rakyat Mesir karena sifat-sifatnya yang pemurah dan adil bijaksana itu. Pada saat khalifah berpulang ke rahmatullah, Shalahuddin telah menjadi penguasa yang sesungguhnya di Mesir.
n1837151949_5117Di Syria, Nuruddin Mahmud yang termasyhur itu meninggal dunia pada tahun 1174 Masehi dan digantikan oleh putranya yang berumur 11 tahun bernama Malikus Saleh. Sultan muda ini diperalat oleh pejabat tinggi yang mengelilinginya terutama (khususnya) Gumushtagin. Shalahuddin mengirimkan utusan kepada Malikus Saleh dengan menawarkan jasa baktinya dan ketaatannya. Shalahuddin bahkan melanjutkan untuk menyebutkan nama raja itu dalam khotbah-khotbah Jumatnya dan mata uangnya. Tetapi segala macam bentuk perhatian ini tidak mendapat tanggapan dari raja muda itu berserta segenap pejabat di sekelilingnya yang penuh ambisi itu. Suasana yang meliputi kerajaan ini sekali lagi memberi angin kepada tentara Salib, yang selama ini dapat ditahan oleh Nuruddin Mahmud dan panglimanya yang gagah berani, Jenderal Sherkoh.
Atas nasihat Gumushtagin, Malikus Saleh mengundurkan diri ke kota Aleppo, dengan meninggalkan Damaskus diserbu oleh tentara Perancis. Tentara Salib dengan segera menduduki ibukota kerajaan itu, dan hanya bersedia untuk menghancurkan kota itu setelah menerima uang tebusan yang sangat besar. Peristiwa itu menimbulkan amarah Shalahuddin al-Ayyubi yang segera ke Damaskus dengan suatu pasukan yang kecil dan merebut kembali kota itu.
Setelah ia berhasil menduduki Damaskus dia tidak terus memasuki istana rajanya Nuruddin Mahmud, melainkan bertempat di rumah orang tuanya. Umat Islam sebaliknya sangat kecewa akan tingkah laku Malikus Saleh. dan mengajukan tuntutan kepada Shalahuddin untuk memerintah daerah mereka. Tetapi Shalahuddin hanya mau memerintah atas nama raja muda Malikus Saleh. Ketika Malikus Saleh meninggal dunia pada tahun 1182 Masehi, kekuasaan Shalahuddin telah diakui oleh semua raja-raja di Asia Barat.
Diadakanlah gencatan senjata antara Sultan Shalahuddin dan tentara Perancis di Palestina, tetapi menurut ahli sejarah Perancis Michaud: “Kaum Muslimin memegang teguh perjanjiannya, sedangkan golongan Nasrani memberi isyarat untuk memulai lagi peperangan.” Berlawanan dengan syarat-syarat gencatan senjata, penguasa Nasrani Renanud atau Reginald dari Castillon menyerang suatu kafilah Muslim yang lewat di dekat istananya, membunuh sejumlah anggotanya dan merampas harta bendanya.
Lantaran peristiwa itu Sultan sekarang bebas untuk bertindak. Dengan siasat perang yang tangkas Sultan Shalahuddin mengurung pasukan musuh yang kuat itu di dekat bukit Hittin pada tahun 1187 M serta menghancurkannya dengan kerugian yang amat besar. Sultan tidak memberikan kesempatan lagi kepada tentara Nasrani untuk menyusun kekuatan kembali dan melanjutkan serangannya setelah kemenangan di bukit Hittin. Dalam waktu yang sangat singkat dia telah dapat merebut kembali sejumlah kota yang diduduki kaum Nasrani, termasuk kota-kota Naplus, Jericho, Ramlah, Caosorea, Arsuf, Jaffa dan Beirut. Demikian juga Ascalon telah dapat diduduki Shalahuddin sehabis pertempuran yang singkat yang diselesaikan dengan syarat-syarat yang sangat ringan oleh Sultan yang berhati mulia itu.
khazanah-perang1Sekarang Shalahuddin menghadapkan perhatian sepenuhnya terhadap kota Jerusalem yang diduduki tentara Salib dengan kekuatan melebihi enam puluh ribu prajurit. Ternyata tentara salib ini tidak sanggup menahan serbuan pasukan Sultan dan menyerah pada tahun 1193. Sikap penuh perikemanusiaan Sultan Shalahuddin dalam memperlakukan tentara Nasrani itu merupakan suatu gambaran yang berbeda seperti langit dan bumi, dengan perlakuan dan pembunuhan secara besar-besaran yang dialami kaum Muslimin ketika dikalahkan oleh tentara Salib sekitar satu abad sebelumnya. Menurut penuturan ahli sejarah Michaud, pada waktu Jerusalem direbut oleh tentara Salib pada tahun 1099 Masehi, kaum Muslimin dibunuh secara besar-besaran di jalan-jalan raya dan di rumah-rumah kediaman. Jerusalem tidak memiliki tempat berlindung bagi umat Islam yang menderita kekalahan itu. Ada yang melarikan diri dari cengkeraman musuh dengan menjatuhkan diri dari tembok-tembok yang tinggi, ada yang lari masuk istana, menara-menara, dan tak kurang pula yang masuk masjid. Tetapi mereka tidak terlepas dari kejaran tentara Salib. Tentara Salib yang menduduki masjid Umar di mana kaum Muslimin dapat bertahan untuk waktu yang singkat. mengulangl lagi tindakan-tindakan yang penuh kekejaman. Pasukan infanteri dan kavaleri menyerbu kaum pengungsi yang lari tunggang langgang. Di tengah-tengah kekacaubalauan kaum peenyerbu itu yang terdengar hanyalah erangan dan teriakan maut. Pahlawan Salib yang berjasa itu berjalan menginjak-injak tumpukan mayat Muslimin, mengejar mereka yang masih berusaha dengan sia-sia melarikan diri. Raymond d’ Angiles yang menyaksikan peristiwa itu mengatakan bahwa “di serambi masjid mengalir darah sampai setinggi lutut, dan sampai ke tali tukang kuda prajurit.”
Penyembelihan manusia biadab ini berhenti sejenak, ketika tentara Salib berkumpul untuk melakukan misa syukur atas kemenangan yang telah mereka peroleh. Tetapi setelah beribadah itu, mereka melanjutkan kebiadaban dengan keganasan. “Semua tawanan” kata Michaud, “yang tertolong nasibnya karena kelelahan tentara Salib yang semula tertolong karena mengharapkan diganti dengan uang tebusan yang besar, semua dibunuh dengan tanpa ampun. Kaum Muslimin terpaksa menjatuhkan diri mereka dari menara dan rumah kediaman; mereka dibakar hidup-hidup, mereka diseret dari tempat persembunyiannya di bawah tanah; mereka dipancing dari tempat perlindungannya agar keluar untuk dibunuh di atas timbunan mayat.”
Cucuran air mata kaum wanita, pekikan anak-anak yang tak bersalah, bahkan juga kenangan dari tempat di mana Nabi lsa memaafkan algojo-algojonya, tidak dapat meredakan nafsu angkara tentara yang menang itu. Penyembelihan kejam itu berlangsung selama seminggu. Dan sejumlah kecil yang dapat melarikan diri dari pembunuhan jatuh menjadi budak yang hina dina.
Seorang ahli sejarah Barat, Mill menambahkan pula: “Telah diputuskan, bahwa kaum Muslimin tidak boleh diberi ampun. Rakyat yang ditaklukkan oleh karena itu harus diseret ke tempat-tempat umum untuk dibunuh hidup-hidup. Ibu-ibu dengan anak yang melengket pada buah dadanya, anak-anak laki-laki dan perempuan, seluruhnya disembelih. Lapangan-Iapangan kota, jalan-jalan raya, bahkan pelosok-pelosok Jerusalem yang sepi telah dipenuhi oleh bangkai-bangkai mayat laki-laki dan perempuan, dan anggota tubuh anak-anak. Tiada hati yang menaruh belas kasih atau teringat untuk berbuat kebajikan.”
Demikianlah rangkaian riwayat pembantaian secara masal kaum Muslimin di Jerusalem sekira satu abad sebelum Sultan Shalahuddin merebut kembali kota suci, di mana lebih dari tujuh puluh ribu umat Islam yang tewas.
prng_salibSebaliknya, ketika Sultan Shalahuddin merebut kembali kota Jerusalem pada tahun 1193 M, dia memberi pengampunan umum kepada penduduk Nasrani untuk tinggal di kota itu. Hanya para prajurit Salib yang diharuskan meninggalkan kota dengan pembayaran uang tebusan yang ringan. Bahkan sering terjadi bahwa Sultan Shalahuddin yang mengeluarkan uang tebusan itu dari kantongnya sendiri dan diberikannya pula kemudian alat pengangkutan. Sejumlah kaum wanita Nasrani dengan mendukung anak-anak mereka datang menjumpai Sultan dengan penuh tangis seraya berkata: “Tuan saksikan kami berjalan kaki, para istri serta anak-anak perempuan para prajurit yang telah menjadi tawanan Tuan, kami ingin meninggalkan negeri ini untuk selama-lamanya. Para prajurit itu adalah tumpuan hidup kami. Bila kami kehilangan mereka akan hilang pulalah harapan kami. Bilamana Tuan serahkan mereka kepada kami mereka akan dapat meringankan penderitaan kami dan kami akan mempunyai sandaran hidup.”
Sultan Shalahuddin sangat tergerak hatinya dengan permohonan mereka itu dan dibebaskannya para suami kaum wanita Nasrani itu. Mereka yang berangkat meninggalkan kota, diperkenankan membawa seluruh harta bendanya. Sikap dan tindakan Sultan Shalahuddin yang penuh kemanusiaan serta dari jiwa yang mulia ini memperlihatkan suasana kontras yang sangat mencolok dengan penyembelihan kaum Muslimin di kota Jerusalem dalam tangan tentara Salib satu abad sebe1umnya. Para komandan pasukan tentara Shalahuddin saling berlomba dalam memberikan pertolongan kepada tentara Salib yang telah dikalahkan itu.
Para pelarian Nasrani dari kota Jerusalem itu tidaklah mendapat perlindungan oleh kota-kota yang dikuasai kaum Nasrani. “Banyak kaum Nasrani yang meninggalkan Jerusalem,” kata Mill, pergi menuju Antioch, tetapi panglima Nasrani Bohcmond tidak saja menolak memberikan perlindungan kepada mcreka, bahkan merampasi harta benda mereka. Maka pergilah mereka menuju ke tanah kaum Muslimin dan diterima di sana dengan baik. Michaud mcmberikan keterangan yang panjang lebar tentang sikap kaum Nasrani yang tak berperikemanusiaan ini terhadap para pelarian Nasrani dari Jerusalem. Tripoli menutup pintu kotanya dari pengungsi ini, kata Michaud. “Seorang wanita karena putus asa melemparkan anak bayinya ke dalam laut sambil menyumpahi kaum Nasrani yang menolak untuk memberikan pertolongan kepadanya,” kata Michaud. Sebaliknya Sultan Shalahuddin bersikap penuh timbang rasa terhadap kaum Nasrani yang ditaklukkan itu. Sebagai pertimbangan terhadap perasaan mereka, dia tidak memasuki Jerusalem sebelum mereka meninggalkannya.
Dari Jerusalem Sultan Shalahuddin mengarahkan pasukannya ke kota Tyre, di mana tentara Salib yang tidak tahu berterima kasih terhadap Sultan Shalahuddin yang telah mengampuninya di Jerusalem, menyusun kekuatan kembali untuk melawan Sultan. Sultan Shalahuddin menaklukkan sejumlah kota yang diduduki oleh tentara Salib di pinggir pantai, termasuk kota Laodicea, Jabala, Saihun, Becas, dan Debersak. Sultan telah melepas hulu balang Perancis bernama Guy de Lusignan dengan perjanjian, bahwa dia harus segera pulang ke Eropa. Tetapi tidak lama setelah pangeran Nasrani yang tak tahu berterima kasih ini mendapatkan kebebasannya, dia mengingkari janjinya dan mengumpulkan suatu pasukan yang cukup besar dan mengepung kota Ptolemais.
Jatuhnya Jerusalem ke tangan kaum Muslimin menimbulkan kegusaran besar di kalangan dunia Nasrani. Sehingga mereka segera mengirimkan bala bantuan dari seluruh pelosok Eropa. Kaisar Jerman dan Perancis serta raja Inggris Richard Lion Heart segera berangkat dengan pasukan yang besar untuk merebut tanah suci dari tangan kaum Muslimin. Mereka mengepung kota Akkra yang tidak dapat direbut selama berapa bulan. Dalam sejumlah pertempuran terbuka, tentara Salib mengalami kekalahan dengan meninggalkan korban yang cukup besar.
Sekarang yang harus dihadapi Sultan Shalahuddin ialah berupa pasukan gabungan dari Eropa. Bala bantuan tentara Salib mengalir ke arah kota suci tanpa putus-putusnya, dan sungguh pun kekalahan dialami mereka secara bertubi-tubi, namun demikian tentara Salib ini jumlah semakin besar juga. Kota Akkra yang dibela tentara Islam berbulan-bulan lamanya menghadapi tentara pilihan dari Eropa, akhirnya karena kehabisan bahan makanan terpaksa menyerah kepada musuh dengan syarat yang disetujui bersama secara khidmat, bahwa tidak akan dilakukan pembunuhan-pembunuhan dan bahwa mereka diharuskan membayar uang tebusan sejumlah 200.000 emas kepada pimpinan pasukan Salib. Karena kelambatan dalam suatu penyelesaian uang tebusan ini, Raja Richard Lionheart menyuruh membunuh kaum Muslimin yang tak berdaya itu dengan dan hati yang dingin di hadapan pandangan mata saudara sesama kaum Muslimin.
Perilaku Raja Inggris ini tentu saja sangat menusuk perasaan hati Sultan Shalahuddin. Dia bernadzar untuk menuntut bela atas darah kaum Muslimin yang tak bersalah itu. Dalam pertempuran yang berkecamuk sepanjang 150 mil garis pantai, Sultan Shalahuddin memberikan pukulan-pukulan yang berat terhadap tentara Salib.
Akhirnya Raja Inggris yang berhati singa itu mengajukan permintaan damai yang diterima oleh Sultan. Raja itu merasakan bahwa yang dihadapinya adalah seorang yang berkemauan baja dan tenaga yang tak terbatas serta menyadari betapa sia-sianya melanjutkan perjuangan terhadap orang yang demikian itu. Dalam bulan September 1192 Masehi dibuatlah perjanjian perdamaian. Tentara Salib itu meninggalkan tanah suci dengan ransel dengan barang-barangnya kembali menuju Eropa.
“Berakhirlah dengan demikian serbuan tentara Salib itu” tulis Michaud “di mana gabungan pasukan pilihan dari Barat merebut kemenangan tidak lebih daripada kejatuhan kota Akkra dan kehancuran kota Askalon. Dalam pertempuran itu Jerman kehilangan seorang kaisarnya yang besar beserta kehancuran tentara pilihannya. Lebih dari enam ratus ribu orang pasukan Salib mendarat di depan kota Akkra dan yang kembali pulang ke negerinya tidak lebih dari seratus ribu orang. Dapatlah dipahami mengapa Eropa dengan penuh kesedihan menerima hasil perjuangan tentara Salib itu, oleh karena yang turut dalam pertempuran terakhir adalah tentara pilihan. Bunga kesatria Barat yang menjadi kebanggaan Eropa telah turut dalam pertempuran ini.
Sultan Shalahuddin mengakhiri sisa-sisa hidupnya dengan kegiatan-kegiatan bagi kesejahteraan masyarakat dengan membangun rumah sakit, sekolah-sekolah, perguruan-perguruan tinggi serta masjid-masjid di seluruh daerah yang diperintahnya.
Tetapi sayang, dia tidaklah ditakdirkan untuk lama merasakan nikmat perdamaian. Beberapa bulan kemudian dia pulang ke rahmatullah pada tanggal 4 Maret tahun 1193. “Hari itu merupakan hari musibah besar, yang belum pernah dirasakan oleh dunia Islam dan kaum Muslimin, semenjak mereka kehilangan Khulafa Ar-Rasyidin” demikian tulis seorang penulis Islam. Kalangan Istana seluruh daerah kerajaan berikut seluruh umat Islam tenggelam dalam lautan duka nestapa. Seluruh isi kota mengikuti usungan jenazahnya ke kuburan dengan penuh kesedihan dan tangisan.
Demikianlah berakhirnya kehidupan Sultan Shalahuddin, seorang raja yang sangat dalam perikemanusiaannya dan tak ada tolok bandingannya, jiwa kepahlawanan yang dimilikinya dalam sejarah kemanusiaan. Dalam pribadinya, Allah telah melimpahkan hati seorang Muslim yang penuh kasih sayang terhadap kemanusiaan dicampur dengan sangat harmonis dengan keperkasaan seorang genius dalam medan pertempuran. Utusan yang menyampaikan berita kematiannnya itu ke Baghdad membawa serta baju perangnya, kudanya, uang sebanyak satu dinar dan 36 dirham sebagai milik pribadinya yang masih ketinggalan. Orang yang hidup satu zaman dengannya, serta segenap ahli sejarah sama sependapat bahwa Sultan Shalahuddin adalah seorang yang sangat lemah lembut hatinya, ramah tamah, sabar, seorang sahabat yang baik dari kaum cendekiawan dan golongan ulama yang diperlakukannya dengan rasa hormat yang mendalam serta dengan penuh kebajikan. “Di Eropa” tulis Philip K Hitti, dia telah menyentuh alam khayalan para penyanyi maupun para penulis novel zaman sekarang, dan masih tetap dinilai sebagai suri teladan kaum kesatria.
Semoga Allah melapangkan kuburnya.
———————————————
Disarikan dari:
1. Shalahuddin al-Ayyubi, oleh Kwaja Jamil Ahmad (Lihat: Suara Masjid No. 91, Jumadil Akhir-Rajab 1402 H/April 1982 M)
2. The Preaching of Islam, oleh Thomas W. Arnold
read more “Shalahuddin Al Ayyubi dan Perang Salib”

AL-MUQADDASI, Geografer Muslim Fenomenal dari Yerusalem




arabian-days”Hierosolomite”. Begitulah peradaban Barat kerap menyebut Al- Muqaddasi geografer Muslim terkemuka pada abad ke-10 M ini. Ilmuwan asal Al-Quds (Yerusalem) ini merupakan salah seorang penulis tentang masyarakat Islam terhebat di dunia. Sejarah mengabadikannya sebagai geografer andal yang telah melahirkan sebuah karya geografi monumental. Buah karya sang geografer yang paling populer adalah kitab Ahsan at-Taqasim fi Ma’arifat Al-Aqalim. Dalam kitab itu, Al- Muqaddasi mengupas secara lugas dan jelas seluk-beluk pengetahuan tentang pembagian wilayah. Kitab yang ditulisnya pada 985 M itu sungguh sangat mengagumkan. “Tak ada satu pun kajian geografi modern yang terlewatkan oleh Al-Muqaddasi,” cetus ilmuwan Barat, JH Kramers.
Tak salah pula jika sejarawan asal Prancis mendaulat Al-Muqaddasi sebagai ‘pencipta ilmu geografi yang total’. Sejarah juga mencatat Al-Muqaddasi sebagai geografer perintis yang mampu melukiskan secara detail tempat-tempat yang pernah disinggahinya. Ia tak cuma menggambarkan kondisi geografis sebuah wilayah, namun mencapai berbagai aspek dalam kehidupan manusia.
Dalam karyanya yang amat monumental —Ahsan at-Taqasim fi Ma’rifat al- Aqalim—Al-Muqaddasi pun memberikan gambaran tentang jumlah penduduk, adat istiadat, aktivitas perdagangan, mata uang, kelompok sosial, monumen-monumen arkeologi, alat ukur atau timbangan, hingga pada kondisi politik sebuah masyarakat. Itulah yang membuat peradaban Barat berdecak kagum atas kecerdasan seorang Al-Muqaddasi.
Buah pikir yang ditulisnya pada akhir abad ke-10 M itu masih tetap menjadi perbincangan menarik di kalang geografer Barat abad ke-19 M. Adikaryanya dibawa ke Eropa oleh orientalis berkebangsaan Jerman, Aloys Sprenger. Ahsan al-Taqasim fi Ma’rifat al-Aqalim dinilai sejarawan dan geografer Barat sebagai sebuah karya yang sungguh sangat menakjubkan.
Tak tanggung-tanggung, kehebatan karya Al-Muqaddasi telah diklaim sebagai yang terhebat sepanjang zaman—tak ada yang mampu menandinginya. Ia telah memberi begitu banyak insiprasi bagi para geografer modern. Metode-metode yang dikembangkannya hingga kini masih tetap digunakan. Salah satunya mengenai pemakaian peta yang terbukti sangat berguna dalam kehidupan modern.
Pendekatan ilmiah yang digunakan Al- Muqaddasi dalam menulis karya geografi sangat berbeda dengan ilmuwan sebelumnya. Bagi dia, geografi tak hanya terkungkung dalam batasan letak geografis. Secara memukau, ia mampu menyuguhkan penjelasan mengenai dasar-dasar dan fungsi masyarakat Islam dari sebuah wilayah yang pernah dikunjunginya.
Kemampuan sebuah komunitas untuk mengatasi berbagai hambatan alam juga menjadi hal yang menarik perhatiannya. Secara tak terduga, penjelasan tentang masalah ini telah memberi inspirasi bagi masyarakat lain yang membacanya. Dengan membaca tulisannya yang detail dan terperinci, masyarakat lain akan terlecut semangatnya untuk melahirkan sebuah penemuan.
Dalam bukunya yang monumental, Al- Muqaddasi misalnya menggambarkan secara detail tentang pengelolaan air dan teknologi hidrolik. Teknologi itu sudah digunakan masyarakat Mesir di abad ke-10 M untuk mengelola air dan menjamin berjalannya sistem pertanian. Selain itu, masalah fiskal, keuangan, mata uang, serta fluktuasi yang terjadi di dalamnya juga menjadi perhatian Al-Muqaddasi.
Ia menceritakan, semua provinsi di wilayah Irak hingga perbatasan Damaskus sudah menggunakan mata uang dinar dan dirham. Masyarakat Muslim di wilayah itu juga mengenal istilah rub yang bernilai seperempat dinar dan qirat bernilai setengah dirham. Terdapat pula khurnaba yang bernilai seperempat, seperdelapan, dan seperenam belas bagian. Pergantian dari satu mata uang ke mata uang lainnya juga menjadi perhatian lainnya,
GloryPendapatan masyarakat di sebuah wilayah juga menarik perhatiannya. Suatu waktu, Al-Muqaddasi mengunjungi Provinsi Yaman. Ia mencatat wilayah Hadramaut memiliki pendapatan sebesar seratus ribu dinar. Al-Yaman serta Al-Bayrayn masing-masing memiliki pendapatan enam ratus ribu dinar dan lima ratus ribu dinar. Lalu, bagaimana jejak hidup sang geografer? Ada yang menyebut nama lengkap sang ilmuwan adalah Muhammad ibnu Ah – mad Shams al-Din Al-Muqaddasi. Namun, ada pula yang menulis nama lengkapnya Abu Abdullah Mohammed bin Ahmad bin al-Bana Al-Bashari Al-Maqdisi. Nama populernya— Al-Muqad dasi—diambil dari kota kelahirannya, yakni Al-Quds.
Ia terlahir di kota suci ketiga bagi umat Islam itu pada 945 M. Kakeknya bernama Al-Bana, seorang arsitek terkemuka yang bekerja pada Ibnu Tulun. Menurut Al- Muqaddasi, sang ayah dipercaya sebagai arsitek pelabuhan laut Acre. Sang geografer andal ini mendapat berkah untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci pada usia 20 tahun.
Sepulang dari Makkah, ia memilih jalan hidupnya untuk mengembangkan studi geografi. Demi mewujudkan impiannya itu, Al-Muqaddasi pun melanglang buana ke berbagai negara dan tempat. Ekspedisi yang dilakukannya itu telah mengantarkannya untuk menyinggahi seluruh negara-negara Islam. Pada 985 M, hasil perjalanannya ke berbagai negara Islam itu dituliskannya secara sistematis.
“Penggambarannya tentang Palestina, khususnya Yerusalem, tanah kelahirannya, merupakan salah satu yang terbaik dalam karyanya,” puji Guy Le Strange (1890 M) mengomentari buah karya Al-Muqaddasi dalam bukunya berjudul, Palestine Under The Muslim. Konon, sang ilmuwan tak cuma menggunakan potensi dirinya saat menulis adikarya. Ia senantiasa memohon pertolongan dan bantuan dari Sang Khalik.
Ada satu hal yang patut ditiru dari sang ilmuwan dalam menjaga ketajaman ingatannya. Al-Muqaddasi tak pernah lalai untuk selalu berinteraksi dengan Allah SWT. Meski begitu, ilmuwan Muslim ini pun tak pernah lepas dari dugaan sebagai seorang agen pemerintahan Dinasti Fatimiyah Mesir. Terlepas dari dugaan itu, Al-Muqaddasi tetaplah seorang geografer Muslim yang mendapat pengakuan dari peradaban Islam dan Barat.
Kota dalam Pandangan Al-Muqaddasi
Apa beda sebuah kota besar dengan kota kecil? Bila pertanyaan itu diajukan kepada Al- Muqaddasi maka jawabannya, “lihatlah masjid dan mimbarnya.” Geografer Muslim kenamaan ini memang mampu membedakan sebuah kota besar ( city) dengan kota kecil ( town) dengan melihat bangunan masjid dan mimbarnya.
Semakin megah bangunannya serta indah mimbar sebuah masjid di sebuah wilayah, menunjukkan posisi daerah itu. Masjid dan mimbar, menurut Al-Muqaddasi, merupakan simbol otoritas Islam. Sebagai geografer yang brilian, ia sangat tertarik dengan kondisi masyarakat Islam perkotaan, evolusinya, keberagaman, hingga kompleksitasnya. Sebuah pencapaian yang belum terpikirkan geografer sebelumnya.
Ia pun mampu menetapkan sebuah daerah layak menjadi ibu kota. Menurut Al-Muqaddasi, jika diibaratkan ibu kota adalah jenderal sedangkan kota-kota kecil adalah pasukannya. Dalam kajian geografi yang dilakukannya, Al-Muqaddasi pun mencoba menyelidiki struktur pertahanan sebuah kota.
Jika datang ke sebuah kota, Al- Muqaddasi akan menyelidiki tembok yang mengelilingi kota itu. Berapa tingginya, seberapa ketebalannya, jarak antartembok, kubu pertahanan, akses di dalam dan di luar, lokasinya menurut topografi umum, hubungannya dengan tempat peristirahatan, serta lainnya menjadi perhatian sang geografer.
Dengan kajian seperti itu, ia mampu menilai kekuatan pertahanan sebuah kota. Hal lainnya yang mengundang perhatian Al-Muqaddasi dari sebuah kota adalah geliat perekonomiannya. Maju tidaknya sebuah kota dapat dilihat Al-Muqaddasi dari perdagangan, pertukaran, serta perekonomian secara keseluruhan yang terjadi di kota itu.
Al-Muqaddasi pun melakukan studi pasar. Bagaimana pasang-surut sebuah pasar. Ia pun sampai-sampai menggali informasi tentang besaran biaya yang dikeluarkan setiap orang untuk kesehatan di sebuah kota. Selain itu, dia juga mengorek data untuk mengetahui sumber pendapatan, baik harian maupun bulananan, serta bagaiamana pendapatan itu disalurkan.
Untuk mendapat informasi yang akurat dari sebuah kota, Al-Muqaddasi pun akan mencari informasi bagaimana kehidupan di sebuah tempat berlangsung. Faktor-faktor yang digalinya adalah sikap masyarakat, kebersihan, serta moralitasnya. Penelitian ini dilakukannya di setiap kota yang dikunjunginya.
Selain itu, Al-Muqaddasi pun selalu mencoba untuk menghubungkan antara topografi dengan perkembangan perkotaan. Pada abad ke-10 M, ia sudah mampu meneropong masa depan Arab Saudi. Menurut dia, lautan yang terdapat di sekitar jazirah itu akan menjadi daya tarik bagi setiap orang untuk mengunjunginya. ‘’Membuka batas antara laut akan mampu meningkatkan perdagangan,’‘ ungkap sang geografer.
Ia juga mampu memprediksi masa depan pertumbuhan perekonomian suatu daerah dari kajian geografi yang detail dan mendalam. Selain itu, Al- Muqaddasi juga melakukan penelitian mengenai dampak iklim dan tempat terhadap bentuk fisik penduduknya. Tempat yang dingin seperti Khwarizmidan Ferghana membuat penduduknya menebalkan jenggot serta badannya lebih gemuk.
Hal lain yang juga dikajinya adalah cara berpakaian, makanan, serta dialek bahasa dari setiap kota yang dikunjunginya. Al-Muqaddasi memang pantas disebut geografer yang jenius. Perdaban modern telah berutang budi terhadap dedikasi dan terobosan serta penemuan metode penelitian yang telah ditemukan sang ilmuwan asal Yerusalem itu.
read more “AL-MUQADDASI, Geografer Muslim Fenomenal dari Yerusalem”

Jumat, 18 Februari 2011

Indahnya perut bumi


Gua Jeita terletak di tengah sisi-sisi barat pegunungan Libanon, lebih khusus lagi di lembah al-Kalb Nahr, pintu masuk alam adalah sekitar 100 meter (330 kaki) di atas permukaan laut. Ini terletak 5 kilometer (3.1 mil) timur pantai Mediterania dan 18 kilometer (11 mil) utara Beirut masih dalam batas-batas kotamadya Jeita


Gua Jeita tergolong dalam gua berstrata Jurasik Keserouane Bawah-Tengah yang memiliki ketebalan stratigrafi dari 1.000 meter (3.300 kaki) dan terdiri dari dolostone dan kapur micritic. Strata Keserouane menjadi karstified setelah terkena udara dan kemudian terkubur dengan Kapur.
Dari pintu masuk gua kedalam .tampak dataran halus datar yang kadang-kadang terputus oleh cascades kecil dan deras. Dari barat, gua Jeita dimulai dengan aula besar dan berliku liku-liku. Melalui beberapa jeram, ukuran menjadi sempit. kemudian meluas dikenal sebagai gua Thompson (250 meter (820 kaki) panjang dan 60 meter (200 kaki) lebar), Grand Chaos 500 meter (1.600 kaki) panjang) dan Mroueh’s Hall (200 meter (660 kaki) dan 50 meter (160 kaki) lebar). Dua terakhir ini berlantai dengan blok reruntuhan. Gua berakhir dengan pola berbentuk Y, di mana, masing-masing cabang yang berakhir dengan tekanan tinggi seakan akan menyedot
Gua Jeita , gua-gua Karst yang telah terbentuk selama jutaan tahun karena perubahan kapur. batu kapur ini dilarutkan oleh asam karbonat dari air hujan dan air tanah, kemudian menjadi retak dan dengan kekuatan kekuatan-kekuatan tektonik oozes airpada batu itu dan mulai memperluas keretakan dan terbentuk gua gua .
Jeita adalah kompleks gua terpanjang di Timur Tengah, ketinggian 300 meter (980 kaki) di atas permukaan laut dan memiliki perbedaan ketinggian 305 meter (1.001 kaki). Gua Jeita adalah gua yang dieksplorasi terpanjang di Libanon. Setelah bertahun-tahun eksplorasi, speleologists telah menembus sekitar 6.200 meter (20.300 kaki) dari pintu gua rendah ke ujung sungai bawah tanah dan sekitar 2.130 meter (6.990 kaki) dari galeri atas.

Gua Atas
Gua Jeita bagian atas memiliki panjang keseluruhan 2.130 meter (6.990 kaki) yang hanya 750 meter (2.460 kaki) dapat diakses pengunjung melalui jalan khusus ,akses ke sisa gua dibatasi untuk mencegah kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi karena para wisatawan . Gua atas berisi konsentrasi besar berbagai formasi kristal seperti stalaktit, stalagmit, kolom, jamur, kolam.
Galeri atas adalah formasi yang terkenal., Diterangi oleh sistem pencahayaan yang efektif sampai 117 meter (384 kaki) panjang, dengan terowongan beton. Bagian yang diakses oleh pengunjung memiliki tiga ruang besar, yaitu Kamar Putih dan Merah, karena formasi warna. Dripstones putih kalsit murni tanpa pencemaran, warna merah diberikan oleh oksida besi (karat) dalam jumlah kecil. di Lebanon oksida besi memiliki warna merah, bukan warna coklat krem yang umum di negara-negara utara.

Alasannya adalah reaksi kimia yang berbeda yang disebabkan oleh suhu tinggi yang menghasilkan berbagai jenis oksida besi. Kamar Putih ukuran sedang, tapi memiliki formasi yang paling mengesankan dari gua. Kamar Merah hingga 106 meter (348 kaki) tinggi, dan 30 meter (98 kaki) sampai 50 meter (160 kaki) lebar. Kamar ketiga adalah yang terbesar dari semua tiga kamar dan memiliki tinggi lebih dari 120 meter (390 kaki) [4] stalaktit terpanjang di dunia. Berlokasi di Jeita’s White Chamber; itu ukuran 8,2 meter (27 kaki) panjang. [25]

Gua bawah
Galeri rendah yang memiliki panjang keseluruhan 6.200 meter (20.300 kaki) terletak 60 meter (200 kaki) di bawah galeri atas. Hal ini dilalui oleh sungai bawah air yang kecil dan danau (the “Lake Dark”). Sungai telah rusak oleh beberapa perubahan alami yang kecil .

”Gua rendah’s Thompson’s Cavern” adalah sebuah aula besar dengan speleothems mengesankan seperti stalagmit Obelisk Eagle. ruang lainnya di galeri lebih rendah termasuk Pantheon, Grand Chaos dan Shangri-la .Pengunjung] diangkut dalam galeri rendah oleh kapal-kapal listrik untuk jarak 500 meter (1.600 kaki). Di musim dingin ,tingkat yang lebih rendah tertutup, ketika permukaan air terlalu tinggi

Nama gua berubah beberapa kali sejak penemuannya. Awalnya disebut sebagai Grottoes Nahr al-Kalb, ia kemudian dikenal sebagai Djaita, Jehita, dan akhirnya Jeita. Naher el Kalb adalah nama sungai yang mengalir melalui gua-gua, sementara Jeita, yang berarti “air menderu” dalam bahasa Aram, adalah kota di mana pintu masuk gua itu berada. Transisi dari Grottoes Nahr al-Kalb ke Jeita Grottoes terjadi pada tahun 1927 ,koran banyak menggunakan nama yang terakhir

Pada tahun 1961, Jeita menjadi simbol nasional ketika otoritas Libanon mengeluarkan perangko yang menampilkan gua yang lebih rendah untuk mempromosikan pariwisata nasional. Mr Maroun Haji, para pendayung ditampilkan pada perangko sampai 40 tahun kemudian

Selama ini kita mengenal Beirut, Lebanon, hanya sebagai daerah konflik dimana perang saudara meletus dan meluluhlantakan kota itu. Tapi tahukah anda di kota 'panas' itu ternyata menyimpan petualangan menantang langsung ke perut bumi.

Sebuah goa kapur Jeita Gratto menawarkan sensasi masuk ke dalam perut Beirut. Kalau anda pernah menyaksikan film petualangan "Journey to the Center of the Earth" , mungkin mirip-mirip seperti itulah situasi Jeita Grotto. Indah luar biasa!

Pesona Jeita Grotto membuatnya masuk sebagai salah satu finalis 7 Keajaiban Dunia. Pengumuman tujuh keajaiban dunia ini baru akan dilakukan New7Wonders Foundation pada 2011. Wisata goa Jeita Grotto sempat ditutup ketika perang saudara meletus tahun 1978, dan baru dibuka kembali pada 1995.


Goa bagian bawah dihuni pada zaman prasejarah tetapi ditemukan kembali pada tahun 1836 oleh Pendeta William Thomson. Tempat ini hanya dapat dikunjungi dengan perahu karena merupakan sungai bawah tanah yang menyediakan air minum bersih untuk penduduk Beirut.


Sedang bagian atas goa ditemukan pada tahun 1958 oleh Lebanon speleologists. Lokasinya, 60 meter (200 ft) di atas goa terbawah, di sini wisatawan dapat berjalan-jalan melihat sekeliling. Ada ruang-ruang seperti kamar yang berhiaskan stalaktit. Ruang-ruang itu paling tinggiberukuran 120 m

Jeita Grotto yang berlokasi di lembah Sungai Nahr al-Kalb, sekitar 20 km utara ibu kota Beirut, bak istana di perut bumi. Di sana ada ruang-ruang berhiaskan stalaktit yang indah. Situs itu terdiri atas dua gua kapur terpisah, yaitu gua bagian atas dan bagian bawah, tempat mengalirnya sungai bawah tanah sepanjang 6.230 meter (6,23 km).

Sebuah jembatan semen memungkinkan para turis melintasi struktur mirip istana tersebut. Juga bisa disaksikan stalaktit maupun stalagmit berkilau yang terbentuk beberapa milenium lalu melalui tetesan air sehingga tercipta jalan setapak di sekitar batu karang yang sulit dihancurkan.

Gua sepanjang 10 ribu meter (sekitar 33 ribu kaki) itu memiliki salah satu stalaktit terbesar di dunia yang menggantung 8,2 meter dari atap. Pesona Jeita Grotto mendunia. Gua peninggalan prasejarah tersebut setiap tahun dikunjungi rata-rata 280 ribu wisatawan. **


sumber : http://situslakalaka.blogspot.com/2011/01/sebuah-istana-dalam-perut-bumi-foto.html
read more “Indahnya perut bumi”
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...