Powered By Blogger

Mengenai Saya

Foto saya
Saya akan terus berusaha sampai saya dapat meraih apa yang saya inginkan!

Rabu, 09 Maret 2011

Roler Coaster Tersadis



Ohio Roler Coaster, 420 Kaki Naik, 120 mil/jam Turun




read more “Roler Coaster Tersadis”

Daan Mogot, Pahlawan Berumur 17 Tahun



Penduduk Jakarta pasti sudah pernah mendengar nama sebuah jalan bernama Daan Mogot. Jalan yang terbentang dari perempatan Grogol hingga Tangerang. Tapi apakah banyak yang sadar bahwa nama jalan Daan Mogot itu berasal dari sebuah nama seorang pemuda?


Pemuda belia itu bernama Elias Daniel Mogot. Daan Mogot adalah nama populer Elias Daniel Mogot. Pemuda ini cukup mengagumkan. Bayangkan ketika anak-anak saat ini yang berumur 14 tahun masih doyan main playstation ataupun ber-FB ria, ternyata saat umur 14 tahun Daan Mogot sudah ikut berperang.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizMtYC3sDGE7C3YG9nfuin4ECAWvk7Fv3ig4anhz9zTwdJvESDTAWJWNriIMwe5b8lbYFzT11MEe9aJpKKuhWl8PHs0DwR_NFHvUSoGwpB9gi8F3a5ZjMKYNx1dZgFqRjxL4aydk6-erE/s1600/Daan_E_Mogot.jpg
Pemuda kelahiran Manado, 28 Desember 1928, ini dibawa oleh orang tuanya ke Batavia (Jakarta) saat berumur 11 tahun. Daan Mogot adalah anak dari pasangan Nicolaas Mogot dan Emilia Inkiriwang. Ayahnya ketika itu adalah Hukum Besar Ratahan. Ia anak kelima dari tujuh bersaudara. Saudara sepupunya antara lain Kolonel Alex E. Kawilarang (Panglima Siliwangi, serta Panglima Besar Permesta) dan Irjen. Pol. A. Gordon Mogot (mantan Kapolda Sulut). Di Batavia, ayahnya diangkat menjadi anggota VOLKSRAAD (Dewan Rakyat masa Hindia-Belanda). Kemudian ayahnya diangkat sebagai Kepala Penjara Cipinang.


Di umur 14 tahun (tahun 1942) Daan Mogot masuk PETA (Pembela Tanah Air) yaitu organisasi militer pribumi bentukan Jepang di Jawa, walaupaun sebenarnya ia tak memenuhi syarat karena usianya belum genap 18 tahun. Oleh prestasinya yang luar biasa ia diangkat menjadi pelatih PETA di Bali. Kemudian dipindahkan ke Batavia.


Saat kejatuhan Jepang dan selepas Proklamasi 1945, Daan Mogot bergabung dengan pemuda lainnya mempertahankan kemerdekaan dan menjadi salah seorang tokoh pemimpin Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pangkat Mayor. Uniknya saat itu Daan Mogot baru berusia 16 tahun namun sudah berpangkat Mayor.


Malang tak dapat ditolak, saat ia berjuang membela negeri ini, ayahnya tewas dibunuh oleh para perampok yang menganggap “orang Manado” (orang Minahasa) sebagai londoh-londoh (antek-antek) Belanda. Kesedihannya itu ia sampaikan pada sepupunya Alex Kawilarang.


“Banyak benar anarki terjadi di sini,” kata Alex Kawilarang.


“Memang, itu yang mesti torang bereskan. Oleh karena itu, senjata harus berada di torang pe tangan” kata Daan Mogot. “Torang, orang Manado, jangan berbuat yang bukan-bukan. Awas, hati-hati! Torang musti benar-benar menunjukkan, di pihak mana kita berada.”


Daan Mogot berkeinginan mencurahkan pengetahuannya, apa yang dulu didapatkannya saat masih dibawah PETA. Ia ingin mendidik para pemuda yang mau menjadi tentara. Dan keinginan besarnya itu akhirnya terwujud dengan berdirinya Akademi Milter di Tangerang 18 November 1945 bersama Kemal Idris, Daan Yahya dan Taswin. Dan Daan Mogot diangkat menjadi Direktur Militer Akademi Tangerang (MAT) saat ia berusia 17 tahun dengan calon Taruna pertama yang dilatih berjumlah ada 180 orang.


Hutan Lengkong - Serpong Tangerang


Pada tanggal 30 November 1945 dilakukan perundingan antara Indonesia dengan delegasi Sekutu. Indonesia diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri Agoes Salim yang didampingi oleh dua dua perwira TKR yaitu Mayor Wibowo dan Mayor Oetarjo. Sedangkan pihak Sekutu (Inggris), Brigadir ICA Lauder didampingi oleh Letkol Vanderpost (Afrika Selatan) dan Mayor West.


Pertemuan yang merupakan Meeting of Minds, menghasilkan ketetapan tentang pengambil-alihan primary objectives tentara Sekutu oleh TKR yang meliputi perlucutan senjata dan pemulangan 35 ribu tentara Jepang yang masih di Indonesia, pembebasan dan pemulangan Allied Prisoners of War and Internees (APWI) yang kebanyakan terdiri dari lelaki tua, wanita, dan anak-anak berkebangsaan Belanda dan Inggris sebanyak 36 ribu.


Berdasarkan kesepakatan 30 November 1945, tentara Sekutu tidak lagi memiliki alasan untuk memasuki wilayah kekuasaan Indonesia maupun menggunakan tentara Jepang untuk memerangi Indonesia dengan dalih mempertahankan status quo pra- Proklamasi. Perintah itu disampaikan oleh pihak Sekutu kepada Panglima Tentara Jepang Letjen Nagano.

Sekitar tanggal 5 Desember 1945 ditegaskan oleh Kolonel Yashimoto dari pimpinan tentara Jepang kepada pimpinan Kantor Penghubung TKR di Jakarta cq Mayor Oetarjo bahwa para komandan tentara Jepang setempat sesuai dengan keputusan pimpinan tentara Sekutu, telah diperintahkan tunduk kepada para komandan TKR setempat yang bertanggung jawab atas pemulangan mereka.


Namun pada tanggal 24 Januari 1946, Daan Mogot mendengar pasukan NICA Belanda sudah menduduki Parung. Dan bisa dipastikan mereka akan melakukan gerakan merebut senjata tentara Jepang di depot Lengkong.


Ini sangat berbahaya karena akan mengancam kedudukan Resimen IV Tangerang. Untuk mendahului jangan sampai senjata Jepang jatuh ke tangan sekutu, berangkatlah pasukan TKR dibawah pimpinan Mayor Daan Mogot dengan berkekuatan 70 taruna Militer Akademi Tangerang (MAT) dan delapan tentara Gurkha pada tanggal 25 Januari 1946 lewat tengah hari sekitar pukul 14.00. Ikut pula bersamanya beberapa orang perwira seperti Mayor Wibowo, Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Letnan Soetopo.


Dengan mengendarai tiga truk dan satu jip militer hasil rampasan dari Inggris, para prajurit berangkat dan sampai di markas Jepang Lengkong pukul 16.00 WIB. Di depan pintu gerbang, truk diberhentikan dan pasukan TKR turun. Mereka memasuki markas tentara Jepang dengan Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo, dan taruna Alex Sajoeti (fasih bahasa Jepang) berjalan di depan. Pasukan taruna diserahkan kepada Letnan Soebianto dan Letnan Soetopo untuk menunggu di luar.


Kapten Abe, dari pihak Jepang, menerima ketiganya di dalam markas. Mendengar penjelasan maksud kedatangan mereka, Kapten Abe meminta waktu untuk menghubungi atasannya di Jakarta. Ia beralasan bahwa ia belum mendapat perintah atasannya tentang perlucutan senjata. Saat perundingan berjalan, ternyata Lettu Soebianto dan Lettu Soetopo sudah mengerahkan para taruna memasuki sejumlah barak dan melucuti senjata yang ada di sana dengan kerelaan dari anak buah Kapten Abe. 40 orang Jepang telah terkumpulkan di lapangan.

Namun entah mengapa, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan yang tidak diketahui dari mana asalnya. Disusul tembakan dari tiga pos penjagaan bersenjatakan mitraliur yang diarahkan kepada pasukan taruna yang terjebak. Tentara Jepang yang berbaris di lapangan ikut pula memberikan perlawanan dengan merebut kembali sebagian senjata mereka yang belum sempat dimuat ke dalam truk milik TKR.


Terjadilah pertempuran yang tak seimbang, apalagi pengalaman tempur dan persenjataan para Taruna tak sebanding dsengan pihak Jepang. Taruna MAT menjadi sasaran empuk, diterjang oleh senapan mesin, lemparan granat serta perkelahian sangkur seorang lawan seorang.


Ketika mendengar pecahnya pertempuran, Mayor Daan Mogot segera berlari keluar meninggalkan meja perundingan dan berupaya menghentikan pertempuran namun upaya itu tidak berhasil. Mayor Daan Mogot bersama beberapa pasukannya menyingkir meninggalkan asrama tentara Jepang, memasuki hutan karet yang dikenal sebagai hutan Lengkong.

Namun Taruna MAT yang berhasil lolos menyelamatkan diri di antara pohon-pohon karet mengalami kesulitan menggunakan karaben Terni yang dimiliki. Sering peluru yang dimasukkan ke kamar-kamarnya tidak pas karena ukuran berbeda atau sering macet. Pertempuran ini tidak berlangsung lama, karena pasukan itu bertempur di dalam perbentengan Jepang dengan persenjataan dan persediaan peluru yang amat terbatas.


Dalam pertempuran, Mayor Daan Mogot terkena peluru pada paha kanan dan dada. Tapi ketika melihat anak buahnya yang memegang senjata mesin mati tertembak, ia kemudian mengambil senapan mesin tersebut dan menembaki lawan sampai ia sendiri dihujani peluru tentara Jepang dari berbagai penjuru.


Monumen Lengkong
Dari pertempuran di hutan Lengkong, 33 taruna dan 3 perwira gugur serta 10 taruna luka berat. Mayor Wibowo bersama 20 taruna ditawan, hanya 3 taruna, yaitu Soedarno, Menod, Oesman Sjarief berhasil meloloskan diri dan tiba di Markas Komando Resimen TKR Tangerang pada pagi hari.


Pasukan Jepang selanjutnya bertindak penuh kebuasan. Mereka yang telah luka terkena peluru dan masih hidup dihabisi dengan tusukan bayonet. Ada yang tertangkap sesudah keluar dari tempat perlindungan, lalu diserahkan kepada Kempetai Bogor. Beberapa orang yang masih hidup (walau mereka dalam keadaan terluka) dipaksa untuk menggali kubur bagi teman-temannya.


Tanggal 29 Januari 1946 di Tangerang diselenggarakan pemakaman kembali 36 jenasah yang gugur dalam peristiwa Lengkong disusul seorang taruna Soekardi yang luka berat namun akhirnya meninggal di RS Tangerang. Mereka dikuburkan di dekat penjara anak-anak Tangerang. Hadir pula pada upacara tersebut Perdana Menteri RI Sutan Sjahrir, Wakil Menlu RI Haji Agoes Salim yang puteranya bernama Sjewket Salim ikut gugur dalam peristiwa tersebut beserta para anggota keluarga taruna yang gugur. Dan bagi R.Margono Djojohadikusumo, pendiri BNI 1946, ia kehilangan dua putra terbaiknya yaitu Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo dan Taruna R.M. Soejono Djojohadikoesoemo (keduanya paman dari Prabowo Subianto).


Untuk mengenang jasa-jasanya, pemerintah Indonesia kemudian mengangkat Daan Mogot sebagai pahlawan nasional. Namanya juga diabadikan menjadi nama Jalan yang menghubungkan Jakarta dengan Tangerang. Jalan Ini memiliki sahabat setia yaitu Kali Mookervaat.


Daan Mogot tutup usia pada tanggal 25 Januari tahun 1946. Hanya sempat merasakan sebulan hidup di usia 17 tahun atau dikenal sebagai saat sweet seventeen saat ini. Mungkin bagi anak muda akan diperingati sebagai masa yang indah, namun bagi Hadjari Singgih, pacar Mayor Daan Mogot, adalah sebuah pengorbanan yang sangat berarti bagi negeri ini. Kado yang terindah darinya adalah dengan memotong rambutnya yang panjang mencapai pinggang dan menanam rambut itu bersama jenasah Daan Mogot.


Kini di antara kemewahan kawasan Serpong, Tangerang Selatan, “terselip” sebuah sejarah bernilai tinggi bagi Republik Indonesia. Sebuah rumah tua, bekas markas serdadu Jepang di Desa Lengkong, menjadi saksi “Pertempuran Lengkong.” Di sebelah kanan rumah itu berdiri sebuah monument yang dibangun sejak tahun 1993. Terukir sejumlah nama taruna dan perwira yang gugur dalam peristiwa heroik yang itu. Namun yang patut disayangkan adanya perbedaan antara museum Lengkong dengan obyek-obyek sejarah lainnya di Tanah Air ini.


Markas tentara Jepang di Desa Lengkong
Museum dan Monumen Lengkong bukanlah salah satu sarana obyek wisata yang bisa dikunjungi oleh masyarakat luas. Pemanfaatannya hingga saat ini hanya sekedar tempat peringatan peristiwa pertempuran. Sehingga banyak dari masyarakat sekitar yang tidak tahu akan keberadaan bangunan historis tersebut. Apalagi seharusnya di museum terpampang foto-foto perjuangan para taruna militer di Indonesia beserta akademinya, namun sayang sekali foto-foto bersejarah tersebut kini berada di Akademi Militer Tangerang dan akan dipasang kembali tiap tanggal 25 Januari dalam upacara peringatan peristiwa Pertempuran Lengkong.


Kisah kepahlawanan Daan Mogot menjadi tamparan bagi kita, saat usia muda ia telah berbakti untuk negerinya. Seharusnya kita terus kabarkan, agar para pemuda tahu bahwa sejarah negeri ini bermula dari kaum pemuda. Agar para orang pemimpin negeri ini tak memandang remeh pada jeritan kaum muda. Simak dan renungkan, apa yang terukir di pintu gerbang Taman Makam Pahlawan Taruna, Tangerang.
read more “Daan Mogot, Pahlawan Berumur 17 Tahun”

Pterygotus, Kalajengking Laut Purba Sepanjang 2 Meter


Kalajengking purba (Pterygotus) muncul pada pertengahan Masa Paleozoikum, kira-kira 400 juta tahun yang lalu.


Berbeda dengan kalajengking pada umumnya, bentuk kalajengking purba lebih sederhana. Tubuhnya terdiri dari banyak ruas-ruas yang terlindung cangkang tipis. Perbedaan lainnya adalah ukuran tubuh beberapa jenis kalajengking purba yang mencapai 100 kali ukuran kalajengking masa sekarang, 2 hingga 3 meter. Selain itu, kalajengking purba juga hidup di air.


Pterygotus Hidup sezaman dengan ikan hiu purba. Ia memiliki capit bergerigi untuk menangkap mangsanya.seperti yang telah disebutkan panjang tubuh Pterygotus dapat mencapai 2 meter. Walaupun tidak bertulang belakang, Pterygotus memiliki rangka luar yang keras.
read more “Pterygotus, Kalajengking Laut Purba Sepanjang 2 Meter”

Desain Sepeda yang Unik dan Kreatif




read more “Desain Sepeda yang Unik dan Kreatif”

Rabu, 23 Februari 2011

7Arsitektur yang hebat dari masa laku

Bangga akan apa yang kita capai dalam kemajuan IPTEK. Mungkin kita mengira bahwa pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan lainnya merupakan teknologi canggih yang ditemukan oleh para ilmuwan di zaman modern ini. Tetapi, kita pasti tidak mengira bahwa desain teknologi yang mirip sudah lebih dulu diciptakan oleh peradaban zaman dahulu.

1. Desain Kincir Angin
Kincir angin Persia kuno merupakan salah satu kincir angin tertua yang pernah dibuat oleh manusia. Kincir angin ini dibuat oleh peradaban Persia sekitar 3000 tahun yang lalu. Kincir angin ini digunakan untuk menggiling gandum dan memompa air.


Tanaman alang - alang diikat menjadi satu sehingga terbentuk bantalan yang diletakkan di sumbu pusat. Kincir angin ini dibuat dengan hati - hati, karena hampir setiap bagian dibuat dengan tangan.

Walaupun mekanismenya sederhana, tetapi kincir angin ini telah dikenal oleh seluruh peradaban lainnya pada masa itu, dan beberapa negara masih menggunakan mekanisme seperti ini hingga di era modern ini. Bisa dibilang, kincir angin kuno ini merupakan cikal bakal kincir angin modern yang digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga angin.

2. Menara Angin Persia
Masih dari peradaban Persia kuno, menara angin atau wind tower ini digunakan oleh masyarakat Persia untuk sistem ventilasi udara di rumah - rumah mereka. Sistem ventilasi mereka jauh lebih rumit dari sistem ventilasi yang ada di rumah kita.


Sistem ventilasi yang mereka kembangkan sejak 2.000 tahun yang lalu ini mungkin hanya bisa disaingi oleh sistem ventilasi dengan teknologi modern. Prinsipnya adalah dengan menggunakan kombinasi perbedaan tekanan udara, dan penyesuaian iklim lingkungan di daerah Persia.


3. Saluran Air Grafitasi Romawi
Bangsa Romawi kuno juga mengembangkan suatu saluran air yang memanfaatkan gravitasi bumi untuk mengalirkan air ke seluruh wilayah Romawi. Selain digunakan untuk mengalirkan air, saluran air gravitasi ini juga digunakan dalam berbagai kegiatan masyarakatnya, diantaranya untuk roda air, hidrolik penghancur bijih besi, dan lain - lain.

4. Saluran Bawah Tanah

Karena Yerussalem terletak di dataran tinggi dan jauh dari sumber air, maka kota ini memenuhi kebutuhan air dari sungai bawah tanah. Masyarakatnya telah mengembangkan suatu saluran air bawah tanah yang masih bisa digunakan hingga saat ini, meski telah berumur puluhan ribu tahun.

5. Pemanfaatan Energi Geothermal
Peradaban Romawi kuno telah memanfaatkan energi panas bumi untuk memenuhi kebutuhan energinya. Energi panas bumi berasal dari gunung berapi Vesuvius, yang kemudian memanaskan air di sekitar wilayah tersebut.


Panas yang dihasilkan tadi kemudian digunakan untuk berbagai hal, seperti untuk pemandian air panas, hidrolik, kebutuhan medis, dan lainnya. Jika listrik telah ditemukan pada masa itu, mungkin sumber energi ini bisa dimanfaatkan lebih luas lagi.

6. Pemanfaatan Energi Surya
Pemanfaatan energi surya telah ditemukan oleh peradaban Yunani kuno. Jika kita menggunakan sel surya sebagai pembangkit tenaga listrik, maka peradaban Yunani kuno menggunakannya sebagai cadangan panas selama musim dingin berlangsung.


Konsepnya begitu sederhana, mereka membuat bangunan yang menghadap ke arah matahari, dan seluruh bangunan didesain seperti itu untuk menangkap sinar matahari sebanyak - banyaknya di siang hari karena sinar matahari lebih rendah dari atap mereka.

Ketika di malam hari, seluruh Peradaban Romawi selangkah lebih maju dengan menambahkan kaca untuk menyerap panas matahari dengan maksimal. Ternyata pemanfaatan tenaga surya itu sudah ada sejak lama ya.

7. Istana Tebing (Cliff Palace)
Tempat yang disebut dengan Istana Tebing ini terletak di Mesa Verde National Park, Colorado. Bangunan unik ini dibangun oleh masyarakat Amerika Utara pada zaman dahulu. Desain konstruksi yang unik ini memiliki tujuan sebagai pendinginan dari sengatan matahari yang panas pada masa itu.


Kita tidak bisa meremehkan begitu saja bangunan - bangunan zaman dahulu. Terkadang, dengan teknologi modern sekalipun, belum tentu dapat menghasilkan bangunan serupa dengan fungsi yang sama pula. Arsitektur zaman kuno memang luar biasa, menandakan bahwa pencapaian ilmu pengetahuan pada masa itu tergolong maju.
read more “7Arsitektur yang hebat dari masa laku”

10 Peristiwa Besar Yang Dilupakan Dunia




10. Amerika yang Terlupakan di Roma




Cahokia

Cahokia Mounds State Historic Site adalah wilayah dimana kota kuno asli (abad 600-1400 M) dekat Collinsville, Illinois.

Ini adalah situs arkeologi terbesar terkait dengan budaya Mississippian, yang dikembangkan masyarakat maju di Amerika Utara tengah dan timur, dimulai lebih dari lima abad sebelum kedatangan orang Eropa.

Ini adalah National Historic Landmark dan situs yang ditujukan dalam perlindungan negara. Selain itu, ini adalah salah satu dari hanya dua puluh Situs Warisan Dunia di wilayah Amerika Serikat. Ini adalah konstruksi tanah prasejarah terbesar di Amerika utara Meksiko. Hal ini juga rumah bagi struktur kayu yang muncul identik dengan fungsi Stonehenge.

Pada titik tinggi perkembangannya, Cahokia adalah kota terbesar di utara pusat kota Mesoamerika besar di Meksiko.

Walaupun itu menjadi rumah hanya dari 1.000 orang sebelum tahun 1050, penduduknya tumbuh eksplosif setelah tanggal tersebut. Arkeolog memperkirakan populasi kota di antara 8.000 dan 40.000 pada puncaknya, dengan lebih banyak orang yang tinggal di desa-desa pertanian terpencil yang menyediakan pusat kota utama.Pada 1250, penduduknya lebih besar dari London, Inggris.

Jika perkiraan populasi tertinggi benar, Cahokia lebih besar dibanding kota-kota berikutnya di Amerika Serikat, sampai sekitar tahun 1800, ketika populasi Philadelphia tumbuh melampaui 40.000.

9. Bencana yang terlupakan



Kapal Sultana

kapal uap Sultana adalah paddlewheeler Sungai Mississippi, hancur dalam sebuah ledakan pada tanggal 27 April 1865. Hal ini mengakibatkan bencana maritim terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.Diperkirakan 1.800 dari 2.400 penumpang tewas ketika salah satu dari empat kapal boiler meledak, dan Sultana tenggelam tidak jauh dari Memphis, Tennessee.

Alasan bencana ini sebagian besar dilupakan oleh sejarah adalah karena terjadi segera setelah pembunuhan Presiden Abraham Lincoln, dan selama seminggu Perang Saudara.

Sebagian besar penumpang baru adalah tentara Union, terutama dari Ohio yang baru saja dibebaskan dari kamp penjara Konfederasi seperti Cahawba dan Andersonville.

Pemerintah AS telah mengontrak Sultana untuk mengangkut para mantan tahanan perang kembali ke rumah mereka. Penyebab ledakan adalah boiler bocor dan buruk dan belum diperbaiki.

Boiler meledak saat kapal melaju 7 sampai 9 mil ke utara Memphis pukul 2.00 pagi di sebuah ledakan dahsyat yang mengirim beberapa penumpang di dek ke dalam air dan menghancurkan sebagian kapal .

Batu Bara panas menyebar oleh ledakan segera mengubah superstruktur tersisa menjadi neraka, sorotan yang dapat dilihat di Memphis.

8. Budak yang merubah Masyarakat

Ziryab

Ziryab (789-857 M) adalah seorang polymath Persia: seorang penyair, musisi, penyanyi, ahli kecantikan, perancang busana, selebriti, trendsetter, strategi, astronom, botanis, geografi dan mantan budak.

Kebanyakan orang tidak pernah mendengar tentang Ziryab, namun setidaknya dua inovasi nya tetap digunakan sampai hari ini: ia memperkenalkan gagasan tentang hidangan tiga (sup, hidangan utama, puding) dan ia memperkenalkan penggunaan kristal untuk gelas minum (sebelumnya logam merupakan bahan utama).

Dia memperkenalkan asparagus dan sayuran lainnya ke dalam masyarakat, dan membuat perubahan yang signifikan dan penambahan pada dunia musik. Dia memiliki banyak anak, yang semuanya menjadi musisi, dan menyebar warisannya seluruh Eropa. Dia mungkin bisa dianggap sebagai Bach kuno.

Daftar perubahan sosial Ziryab dibuat sangat besar - ia mempopulerkan rambut pendek dan cukur untuk pria, dan memakai pakaian yang berbeda berdasarkan musim.

Dia menciptakan pasta gigi rasa menyenangkan yang membantu kebersihan pribadi (dan umur panjang) di wilayah tersebut, dan juga menemukan sebuah deodoran ketiak. Dia juga mempromosikan mandi dua kali sehari.

7. Kebakaran di Hutan

Peshtigo
Kebanyakan orang membaca ini akan terbiasa dengan Great Chicago Fire yang menewaskan ratusan dan menghancurkan 4 mil persegi dari Chicago, Illinois.

Namun, kebanyakan orang tidak tahu bahwa pada hari yang sama api yang jauh lebih buruk terjadi, di Peshtigo, Wisconsin.8 Oktober 1871, Kebakaran di Peshtigo, Wisconsin, adalah kebakaran yang menyebabkan kematian paling banyak oleh api dalam sejarah Amerika Serikat.

Pada hari yang sama dengan Peshtigo dan kebakaran Chicago, kota Belanda dan Manistee, Michigan, di Danau Michigan, juga dibakar, dan nasib yang sama menimpa Port Huron di ujung selatan Danau Huron.

Pada saat itu berakhir, 1.875 mil persegi hutan telah dikonsumsi dan dua belas komunitas masyarakat hancur. Antara 1.200 dan 2.500 orang diperkirakan telah kehilangan kehidupan mereka.

Api itu begitu kuat itu melonjak beberapa mil di atas perairan Green Bay, dan bagian yang terbakar dari pintu Semenanjung , serta melompat ke Sungai Peshtigo sendiri untuk membakar di kedua sisi kota. Saksi melaporkan bahwa badai yang dihasilkan angin puting beliung yang melemparkan mobil rel dan rumah ke udara.

Banyak yang selamat dari badai yang melarikan diri dari api dengan membenamkan diri dalam Peshtigo Sungai, sumur, atau kubangan lain. namun Beberapa tenggelam sementara yang lain menyerah karena hipotermia di sungai dingin.

6. Passing Point of No Return

Gil Eanes
Nama Gil Eannes hampir ingatkan pada alat rumah tangga; juga adalah bahwa dari tempat yang terkait dengan penjelajah Portugis, Cape Bojador. Eannes juga tidak benar-benar menemukan tanjung ini: tempat itu telah diketahui selama bertahun-tahun.

Untuk penjelajah waktu Eannes's, Bojador mewakili sebuah penghalang unbreachable, titik yang tidak kembali, dan itu adalah pencapaian pahlawan ini enggan untuk lulus bahwa batas tak terlihat, tahun 1434.

Dengan demikian, dia membuka wilayah baru, tidak hanya di darat tetapi di dalam pikiran, dan dengan demikian dimungkinkan zaman keemasan eksplorasi Portugis, dengan segala kemuliaan dan kengerian.

Pada saat itu kebijaksanaan konvensional menyatakan bahwa Matahari paling panas di khatulistiwa. Jadi, bahkan jika sebuah kapal bisa melewati Cape Bojador, Matahari khatulistiwa akhirnya akan membakarnya menjadi bubuk.

Selanjutnya, kapal entah bagaimana berhasil melewati semua bahaya lainnya, awak akan paling karena bertemu monster yang tak terkatakan di wilayah sub-khatulistiwa yang dikenal sebagai Antipodes.

Dengan memiliki keberanian untuk mempertaruhkan nyawanya (akibatnya membuka dunia baru) Eanes secara menjadi pelopor pada penjelajahan bangsa-bangsa eropa untuk masa - masa selanjutnya. Dia, juga akan disalahkan karena akan menjadi pelopor perkembangan masa - masa perbudakan di eropa

5. Bapak Revolusi

Joseph Warren
Joseph Warren (1741-1775 M) dianggap oleh banyak orang pada masanya sebagai arsitek sebenarnya dari Revolusi Amerika.

Dia adalah tokoh kunci dalam salah satu pihak yang paling terkenal dalam sejarah pesta teh, ia menulis satu set ketetapan yang berfungsi sebagai cetak biru bagi pemerintah otonom Amerika yang pertama . Ia menyampaikan pidato yang memicu pertempuran pertama dari Perang Revolusi. Ia mengutus Paul Revere keluar di salah satu wahana sejarah yang paling terkenal.

Dia adalah pemimpin Patriot, sebelum Deklarasi Kemerdekaan, untuk mempertaruhkan nyawanya melawan Inggris pada Battlefield (Sandler 55). Dan, sungguh, ia telah banyak hilang dari sejarah. Ia dikelilingi oleh nama-nama yang sangat terkenal dari sejarah Kemerdekaan Amerika, namun namanya sendiri hampir tidak pernah kita dengar hari ini.

Menariknya, saudaranya juag menemukan Harvard Medical School, dan empat belas Nagara bagian di AS memiliki nama County Warren .

4. Master Yang Dilupakan
George de La Tour
Georges de La Tour (13 Maret 1593, Vic-sur-Seille, Moselle - 30 Januari 1652, Luneville) adalah seorang pelukis, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya bekerja di Kadipaten Lorraine, (yang diserap ke Prancis antara 1641 dan 1648) selama hidupnya.

Ia melukis adegan kebanyakan agama diterangi oleh cahaya lilin. setelah berabad-abad ketidakjelasan anumerta, selama abad 20, ia menjadi salah satu yang paling sangat dihormati oleh seniman Baroque di Perancis abad ke-17.

Dalam hidupnya ia dikenal sebagai Pelukis untuk Raja (Perancis), dan dianggap sebagai salah satu seniman terbesar. Sangat sedikit dari karyanya bertahan dan alasan ketidakjelasannya tidak diketahui, namun berkat upaya Hermann Voss, seorang sarjana Jerman, pada tahun 1915 karyanya ditemukan kembali.

3 . Pengujian hari H
Pelatihan Harimau
Latihan harimau, atau Operasi Harimau, adalah nama kode untuk sebuah latihan skala penuh pada tahun 1944 untuk hari-H invasi Normandia.

Selama latihan, satu konvoi Sekutu diserang, mengakibatkan kematian 749 prajurit Amerika. Kurangnya pengetahuan yang luas dari latihan ini adalah disengaja (tidak seperti kebanyakan orang lain di daftar ini).

Untuk menyembunyikan rasa malu yang besar dari kegagalan resmi latihan perang ini, semua yang terlibat disumpah untuk tidak membocorkan rahasia ini sebelum invasi yang sebenarnya.

Sepuluh petugas yang m,engetahui invasi ini hilang, dan rencana invasi sesungguhnya hampir dibatalkan sampai tubuh ke sepuluh petugas latihan ditemukan.

Dengan sedikit dukungan atau tidak, dari angkatan bersenjata Amerika atau Inggris, untuk usaha apapun untuk memulihkan tetap mendedikasikan peringatan untuk peristiwa itu, penduduk sipil wilayah Devon dan small ken melakukan acara untuk memperingati peristiwa tersebut, setelah menemukan bukti-bukti setelah terdampar di pantai beachcombing pada awal tahun 1970.

2 . Rahasia Kereta Bawah Tanah New York

Kereta Bawah Tanah Pertama Amerika
Pada tahun 1904, sistem kereta bawah tanah modern New York secara resmi dibuka dan mengubah kota selamanya. Tapi apa yang kebanyakan orang tidak tahu adalah bahwa itu bukan kereta bawah tanah pertama.

Karena kemacetan yang mengerikan di Broadway, Alfred Ely Beach (pemilik muda dari majalah Scientific muda Amerika) disebut yang mempunyai ide - untuk membangun kereta api bawah tanah, yang menggunakan kipas raksasa untuk mendorong dan menyedot railcar mundur dan maju melalui terowongan.

Karena korupsi komisaris pekerjaan umum, William Tweed, Beach harus mendapatkan persetujuan untuk membangun terowongan itu dengan berpura-pura itu menjadi sebuah sistem pengiriman surat. Tweed (penghasilan yang sebagian besar berasal dari angkutan kota) tidak memveto permintaan.

Beach dan sekelompok kecil orang mulai menggali terowongan di bawah Broadway dalam gelap malam. Seluruh perusahaan dirahasiakan, sebagai kotoran tersembunyi di ruang bawah tanah sebuah gedung dibeli Beach untuk tujuan itu.Pekerjaan berjalan dengan baik, tapi sesaat sebelum mereka bisa menyelesaikan baris pertama mereka mendapat angin dan didukung publik.

Beach tim bekerja ekstra keras untuk menyelesaikan kereta bawah tanah, dan dengan gaya yang mewah mereka membuka untuk umum kereta api bawah tanah pada tanggal 1 Maret 1870. Dia memungut dua puluh lima sen per penumpang untuk perjalanan dari Warren Street ke Murray Street. Ini adalah sukses besar - membawa lebih dari 400.000 penumpang pada tahun pertama beroperasi.

Sayangnya Tweed sangat marah dan memveto ekstensi masa depan kereta bawah tanah. Tweed akhirnya dipenjara karena korupsi, dan izin diberikan untuk Beach untuk melanjutkan pekerjaan memperluas kereta bawah tanah, tapi sayangnya investor pribadi cepat menghilang, karena awal dari krisis ekonomi.

Kereta bawah tanah itu tidak diselesaikan dan tetap tersembunyi di bawah kota benar-benar tertutup (lengkap dengan mobil mewah dan mesin) sampai ia dimasukkan ke City Hall Station sekarang. Berikut adalah rute kereta bawah tanah di Google Maps.

1. Hilang dalam waktu

House of Wisdom
Rumah Kebijaksanaan adalah perpustakaan dan terjemahan lembaga di Abbassid-era Baghdad, Irak. Itu adalah institusi kunci dalam Gerakan penTerjemahan , dan dianggap telah menjadi pusat intelektual utama dari Zaman Keemasan Islam.

Rumah merupakan pusat tak tertandingi untuk studiKemanusiann dan bagi ilmu pengetahuan Islam, termasuk matematika Islam, astronomi Islam, kedokteran Islam, alkimia Islam dan kimia, zoologi dan geografi Islam.

Menjabarkan naskah Persia, India dan Yunani termasuk Pythagoras, Plato, Aristoteles, Hippocrates, Euclid, Plotinus, Galen, Sushruta, Charaka, Aryabhata dan-Brahmagupta para ulama mengakumulasi kumpulan pengetahuan yang terbesar di dunia, dan dibangun melalui penemuan mereka.

Seiring dengan semua perpustakaan lainnya di Baghdad, Rumah Kebijaksanaan dihancurkan selama invasi Mongol di Baghdad, pada tahun 1258. Dikatakan bahwa perairan Sungai Tigris menjadi hitam selama enam bulan karena tinta dari sejumlah besar buku yang dilemparkan ke dalam sungai.

Jumlah pengetahuan yang hilang tahun itu tidak dapat digambarkan. Hal ini bahkan lebih mengejutkan karena kebanyakan orang lebih tahu dengan penghancuran perpustakaan Alexandria, tapi sedikit yang tahu tentang hilangnya Rumah Ilmu Pengetahuan Terbesar di baghdad untuk era itu.

read more “10 Peristiwa Besar Yang Dilupakan Dunia”
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...